Sebaiknya Liga 1 Dihentikan Total

oleh
oleh

SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang menilai kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 sebaiknya dihentikan total. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda belum bisa dipastikan waktu penuntasannya.

General Manajer PSIS Semarang Wahyoe Winarto mengatakan, banyak faktor yang harus dipertimbangkan PSSI dalam mengambil keputusan berkaitan dengan kelanjutan kompetisi di tanah air tersebut.

INFO lain :  Pemain Naturalisasi Mengadu pada DPRD Kudus Usai 2 Bulan Tak Digaji

“Soal kelanjutan kompetisi sepak bola ini juga sudah kita sampaikan dalam rapat virtual yang digelar PSSI bersama 18 klub peserta Liga 1,” katanya, Kamis (28/5).

Dia juga mencontohkan penanganan pandemi Covid-19 yang berbeda-beda antara daerah satu dengan yang lain. Permasalahan lain, kata dia, aspek transportasi yang saat ini masih sangat terbatas, dapat menjadi kendala bagi klub saat melakoni laga tandang.

INFO lain :  Bhayangkara FC Taklukkan Persikabo 1-0

Oleh karena itu, ia mengharapkan PSSI memiliki format pengganti kompetisi Liga 1 yang diharapkan tetap mendorong perputaran roda ekonomi serta kesejahteraan para pemain, pelatih, serta para pemangku kepentingan di dunia sepak bola tanah air.

INFO lain :  Persik Kediri Tahan Imbang Persebaya 0-0

“Salah satu alternatif kompetisi yang masih mungkin digelar yakni home tournament,” sebutnya.

Liluk menjelaskan home tournament digelar di satu tempat saja sehingga memudahkan tim dalam mempersiapkan diri. “Selain itu juga waktunya tidak panjang. Turnamen bisa selesai dalam dua bulan,” tandasnya. (mht)