KUDUS – Pejabat Pengawas dituntut mampu bersikap berani dalam mengambil sebuah keputusan dan memberi sanksi jika terdapat aparatur sipil negara (ASN) indispliner. Mereka pun mesti menjadi contoh bagi jajaran di bawahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo menyampaikan, kerja sama di bidang peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) harus terus dilakukan. Menurutnya, kualitas pelayanan yang maksimal kepada masyarakat tidak dapat ditawar dan sudah final. “Artinya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, cepat, dan prima,” katanya, Selasa (25/2).
Hartopo menambahkan, kedisplinan ASN di Kudus mesti terus ditingkatkan. Perlu ada pengawasan, bahkan sanksi apabila terjadi tindakan indispliner. Pejabat Pengawas harus mampu bersikap berani dalam mengambil sebuah keputusan.
“Sebagai contoh dan pelayan masyarakat, PNS harusnya disiplin, tak terkecuali Pejabat Pengawas. Jangan sedikit-sedikit keluar entah kemana. Pejabat Pengawas harus berani mengambil langkah untuk memberi sanksi. Buatkan laporan tertulis sehingga ada bukti,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kudus Catur Widiyatno mengatakan, ada pelatihan Pejabat Pengawas untuk membentuk sosok pemimpin dengan kemampuan yang tinggi. (mht)













