Bapak dan Anak Tewas Gantung Diri Bersama di Rumahnya. Diduga Bunuh Diri, Polisi Selidiki Motifnya

oleh

GroboganSeorang bapak dan anaknya diketahui nekat gantung diri di Dusun Ngandong, Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Keduanya nekat gantung diri di bagian dapur rumah, sekitar pukul 15.00, Senin (29/10).

Rakim (63), pensiunan PT KAI ditemukan tewas gantung diri dengan anak angkatnya Dandi Kurniawan (11), yang masih duduk dibangku sekolah dasar kelas IV. Polisi masih menyelidiki motif gantung dirinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa pertama kali diketahui tetangga korban, Suparmin (44). Suparmin sedang duduk di teras rumahnya dan dari pintu dapur, ia melihat sesosok orang dalam posisi tergantung di dapur.

INFO lain :  Bus PO Sudiro Tungga Jaya Terbakar di Tol Semarang-Solo

Suparmin lalu bergegas masuk dan kaget melihat bapak dan anak itu sudah tergantung dengan leher terjerat tali plastik biru berdampingan. Suparmin lalu berteriak histeris.

Warga sekitar yang mendengar langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Petugas Polsek Geyer serta tim inafis Polres Grobogan dan tim medis Puskesmas Geyer yang mendapat laporan langsung ke lokasi kejadian.

INFO lain :  Lihat Kembang Api, Pria di Semarang Jatuh dari Jembatan

Kapolsek Geyer AKP Sunaryo didampingi Kanit Reskrim Iptu Sunarto mengatakan, korban meninggal karena bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan, korban diduga bunuh diri sejak pagi hari.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban. Untuk motif bunuh diri, sampai saat belum diketahui. Masih dalam penyelidikan, jelasnya.

Iptu Sunarto menjelaskan, kedua korban diketahui jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Kedua korban hanya tinggal berdua di rumahnya.

INFO lain :  Distributor dan Ratusan Botol Miras Palsu di Banyumas Diamankan

“Rakim merupakan pensiunan PT KAI dan punya seorang anak perempuan yang tinggal di Tangerang. Sejak lima tahun lalu istrinya sudah meninggal dan ia tinggal dengan anak angkatnya ini, ungkapnya.

Korban, kata dia, diduga bunuh diri pagi hari dan baru diketahui sore harinya. Jenazah telah diserahkan ke pihak desa. Pemakaman sendiri masih menunggu kedatangan anak korban dari Tangerang.edit