BPBD Jepara Siagakan Posko 24 Jam untuk Antisipasi Bencana

oleh

Jepara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyiapkan posko yang beroperasi selama 24 jam dan melibatkan semua personel dan peralatan lengkap untuk penanganan bencana.

“Dengan adanya posko 24 jam, setidaknya ketika ada bencana personel yang siaga bisa langsung diterjunkan untuk mengambil langkah-langkah strategis guna meminimalkan dampak di lapangan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto di Jepara, Sabtu (6/11/2021).

Selain menyiapkan posko 24 jam, kata dia, saat ini Jepara juga sudah memiliki payung hukum pelaksanaan penanggulangan bencana dengan diterbitkannya surat keputusan (SK) Bupati Jepara tentang Siaga Darurat.

INFO lain :  8 Ton Rokok Ilegal di Kudus Dimusnahkan

Terkait dengan koordinasi dengan tingkat desa, pihaknya juga memiliki grup Whatsapp yang memudahkan koordinasi maupun laporan dari desa tertentu ketika terjadi bencana.

Untuk antisipasi bencana banjir, semua desa juga diinstruksikan melakukan pembersihan saluran air sehingga ketika curah hujan tinggi tidak ada hambatan, seperti sampah atau lainnya.

INFO lain :  Sejumlah Jabatan Kepala OPD Dilelang

Demikian halnya, pemukiman warga yang berada di dekat pepohonan juga diminta waspada untuk melakukan perimbasan ranting maupun dahannya sehingga ketika terjadi angin kencang tidak mudah roboh maupun mematahkan dahannya.

“Kami juga bekerja sama dengan PLN terkait perimbahan batang pohon maupun ranting pohon yang memungkinkan menyentuh jaringan kabel listrik ketika terjadi angin kencang. Hal ini juga antisipasi listrik padam,” ujarnya.

Koordinasi dengan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) juga sudah dilakukan, baik dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, maupun OPD lain untuk mempersiapkan diri sesuai tugas dan pokok fungsinya masing-masing.

INFO lain :  Kronologi Kapal Tenggelam di Karimunjawa

Potensi bencana alam yang patut diwaspadai masyarakat Jepara, yakni bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung.

Adapun daerah rawan bencana tanah longsor, yakni di Desa Tempur, Damarwulan, Kunir Watuaji, Klepu, Cepogo, Tanjung, Bungu dan Pancur.

Sumber Antara