BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara terus memantau pergerakan tanah yang terjadi di Desa Kalitlaga, Kecamatan Pagentan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDBanjarnegara Budi Wahyono mengatakan, pemantauan di lokasi bencana terus diakukan sebagai upaya mitigasi.
“Untuk saat ini tidak ada tanda-tanda rekahan baru di area tempat pergerakan tanah terjadi di Desa Kalitlaga,” katanya, Rabu (16/12).
Dia mengatakan bahwa BPBDjuga sudah menyampaikan imbauan kepada warga Desa Kalitlagaagar mewaspadai kemungkinan pergerakan tanah kembali terjadi saat hujan lebat turun.
Budi menjelaskan bahwa saat ini ada100 keluarga yang terdiri atas 286 orang yang masih mengungsi karena tempat tinggalnya terdampak pergerakan tanah.
“Pada saat ini pengungsi masih sangat membutuhkan bantuan bahan makanan dan bumbu dapur yang akan dimasak di dapur umum,” katanya.
Pergerakan tanah yangterjadi di Desa Kalitlagapada Kamis (3/12), setelah hujan deras turun. Kejadian itu mengakibatkan12 rumah rusak berat, lima rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak ringan. Selain itu banyak rumah warga dinding dan lantainya retak.Jalan antardukuh juga mengalami kerusakan akibat kejadian itu.(jar)
















