Mayat Wanita Diduga Korban Banjir Bandang di Grobogan Ditemukan Membusuk

oleh

GroboganWarga Dusun Pelem Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan digemparkan dengan temuan mayat seorang perempuan tanpa identitas yang tergeletak di bantaran Sungai Lusi, Minggu (9/12/2018) sekira pukul 09.30 WIB.

Tim Inavis Polres Grobogan bersama tim medis Puskesmas Pulokulon yang menerima laporan kejadian langsung melakukan identifikasi mayat tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga yang menemukan melaporkan kejadian itu sekitar pukul 10.30 WIB ke Polsek Panunggalan.

Mayat perempuan tanpa identitas itu dilaporkan ditemukan di aliran Sungai Lusi turut Dusun Pelem RT 05 RW 05 Desa Pulokulon Kecamatan Pulokulon.

INFO lain :  Seorang Dokter di Semarang Jadi Tersangka Pelanggaran Kesopanan

Ali Shodikin bin Supangat (35), Kadus, warga Dusun Pelem RT 04 RW 05 Desa Pulokulon mengatakan, mayat kali pertama ditemukan Samsi Duha. Atas kejadian itu, dirinya bersama Ali Sodikin, perangkat desa setempat lalu melapor.

Sebelumnya, sekitar pukul 10.15 WIB, saksi Samsi berada di depan rumah mencium bau busuk. Samsi lalu berusaha mencari sumber bau tersebut.

Setelah didekati bau busuk ternyata adalah mayat manusia yang terlentang di pingir sungai. atas penemuannya, Samsi melaporkan kepada Ali Sodikin.

“Mayat di pingir sungai tersangkut rumput gelagah. Kami lalu melaporkan ke Polsek Panunggalan,” kata saksi Ali Sodikin.

Sementara dari hasil pemeriksaan olah TKP tim medis dan Inafis Polres Grobogan dipimpin Kapolsek Panunggalan AKP WIbowo disaksikan perangkat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat dari benda tumpul maupun tajam.

INFO lain :  "Pandawa Bangkit" Jadi Pentas Terakhir Ki Seno

Korban ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dengan perut membesar.

“Dimungkinkan karena air yang masuk ke perut dan terjadi proses pembusukan diperkirakan mayat sudah 6 hari meninggal serta tidak ada yang mengenali mayat tersebut. Mayat tersebut bukan orang warga setempat. Diperkirakan korban hanyut saat banjir, Senin 5 Desember 2018 lalu,” kata petugas.

Saat ditemukan, ciri-ciri korban, tinggi badan sekitar 150 sentimeter, memakai kaos kuning dan celana pendek warna biru polos.

INFO lain :  Kecelakaan di Demak, Pengemudi Suzuki Katana usai Tabrak TrukĀ 

Mayat sudah dalam keadaan membusuk di perkirakan meninggal sudah 6 hari, kulit mengelupas dan perut membengkak di karenakan terendam air sungi yang cukup lama.

Kabag Humas Setda Grobogan, Teguh Harjokusumo mengatakan, kasus penemuan mayat tersebut masih ditangani Polsek.

“Jasad korban sudah dibawa ke RSU Purwodadi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

(gan/dit)