Pati – Kebakaran pekarangan terjadi di rumah di Desa Gadingrejo RT 03/RW 02, Kecamatan Juwana, Pati, Senin (29/10) siang. Api membakar lahan bambu.
Meski tidak menyebabkan korban jiwa, pemilik pekarangan, Sukiyem, warga Desa Gadingrejo RT 02 RW 02, mengalami kerugian material hingga ratusan ribu rupiah.
Informasinya, kebakaran dipicu saat Sri Kayatun (33) warga Desa Gadingrejo RT 03/RW 02, membersihkan dan membakar sampah di dekat pohon bambu pada jam 07.00 WIB. Belum sempat padam, dia meninggalkan pembakaran sampah untuk mengerjakan pekerjaan rumah lainnya.
“Penyebab kebakaran adalah pembakaran sampah yang tanpa pengawasan, sehingga menjalar ke sekitarnya, terang Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana, AKP Eko Pujiono.
Dua unit pemadam kebakaran (Damkar) PT Garuda Food Pati datang ke lokasi turut membantu warga sekitar yang memadamkan api dengan cara gotong royong.
“Api dapat dijinakkan sepenuhnya pada jam 10.00 WIB, kerugian ditaksir sebesar Rp 300 ribu, ungkapnya.
Kebakaran lahan juga terjadi di lahan pohon bambu di perbatasan antara Desa Tondokerto dengan Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, Pati, Senin (29/10) pagi. Dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Pati, dikerahkan untuk menjinakkan api yang meludeskan lahan seluas 200 meter persegi itu.
“Awalnya itu saya melintas di sana, kok ada asap tak cek, ternyata ada kebakaran. Langsung saja tak laporin ke pak Kades, ungkap Suwalib (72) warga Desa Sembaturagung RT 05 RW 01.
Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Jakenan, AKP Suyatno mengatakan, api diduga berasal dari pembakaran sampah dedaunan bambu kering di sekitar lokasi. Beruntung, lokasi kejadian jauh dari permukiman warga.
“Tidak ada korban jiwa karena jauh dari permukiman warga. Lahan yang terbakar ini milik Sujono (70) warga Desa Sembaturagung RT 04/RW 01, jelasnya.edit
















