Banjarnegara – Aksi bunuh diri dilakukan seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun di Kabupaten Banjarnegara. Agus Trino (18), korban, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di sebuah rumah pengolahan kayu.
Petugas yang datang ke lokasi menyatakan tidak menemukan adanya bekas tanda penganiayaan pada jasad korban. Dugaan sementara, korban nekat ngendat dengan gantung diri karena alasan faktor ekonomi. Tak begitu jelas penyebabnya. Kasusnya masih dalam penyelidikan petugas.
Korban Agus Trino sendiri saat ditemukan, jasad korban tergantung dengan leher terlilit kabel. Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Agus Haryono mengatakan, jasad Agus ditemukan oleh seorang warga Desa Kesenet.
“Saksi melihat langsung melaporkan kepada pemilik pabrik. Baru setelah itu, pemilik pabrik kayu ini melaporkan kejadian ini ke polisi,” katanya, Selasa (26/6/2018).
Saat itu, tim reaksi cepat BPBD Banjarnegara dan tim inafis Polres Banjarnegara serta warga langsung mendatangi tempat kejadian untuk evakuasi. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Banjarmangu untuk dilakukan pemeriksaan.
“Kemudian korban diserahkan ke pihak keluarga di Desa Leksana untuk dimakamkan,” kata dia.
Kapolsek Banjarmangu AKP Rusmiyatun mengatakan, dalam pemeriksaan korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sedangkan untuk motif bunuh diri, berdasarkan keterangan keluarga karena ada persoalan ekonomi.
“Ini murni bunuh diri karena tidak ada tanda-tanda kekerasan setelah diperiksa oleh tim inafis,” jelas dia. (edit)
















