Sejak kecil, ia mengaku tidak pernah merasa menjadi orang minoritas. Hal ini yang akhirnya membawanya maju dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Banjarnegara 2017 lalu.
“Saya juga dulu bersekolah di salah satu sekolah Islam di Banjarnegara yaitu Cokroaminoto, dimana saya mempunyai banyak teman dari berbagai kalangan. Di sekolah itu saya sudah merasa tidak lagi sebagai warga minoritas,” ujar Wing Chien.
Menurutnya, sejak kecil ia dan keluarga lebih banyak bergaul dan menyatu dengan orang orang yang bukan dari kalangan Tionghoa. Hal ini membuat dirinya dikenal di semua kalangan. Ia merasa tidak ada lagi sekat atau batas antara minoritas dan mayoritas.
“Sebagian orang memandang saya sebagai warga minoritas. Tetapi, meski begitu saya merasa sudah menjadi bagian dari warga Banjarnegara sejak lahir,” tuturnya. edi















