Kie Karawitan Purbalingga Gaungkan Semangat Pemuda Cinta Budaya

oleh

Setelah satu tahun berjalan, Laela akhirnya bisa menghimpun 21 pemuda Desa Sidareja. Semula mereka sama sekali tidak mengerti tentang seni karawitan dan lebih menyukai budaya bangsa lain, hingga akhirnya mereka bisa memainkan gamelan.

Hal itulah yang menjadi pembeda Kie Karawitan dengan sanggar-sanggar seni lainnya yang lebih didominasi oleh orang-orang yang memang sudah memahami dan menguasai seni.

Baca juga: Sanggar Bangun Budaya Tanamkan Cinta Anak kepada Kesenian

Meskipun usianya masih muda, Kie Karawitan telah menghasilkan karya berupa lima lagu baru yang sudah bisa dimainkan dengan baik dan beberapa lagu baru lainnya yang masih dalam proses. Bahkan, Kie Karawitan juga berhasil mengaransemen ulang lagu “Presisi Polri” dalam bentuk karawitan pada tahun 2021.

INFO lain :  Hasil Tangkapan Nelayan Cilacap Menurun Akibat Cuaca Buruk

Penampilan perdana

Perjuangan Laela bersama rekan-rekannya dalam berlatih seni karawitan pun tidak sia-sia. Kie Karawitan yang menjadi bagian dari Sekolah Kartun Kie Art Desa Sidareja, akhirnya bisa berjalan. Bahkan, Kie Karawtian mendapat kehormatan untuk tampil di Bali.

Di hadapan sekitar 100 pebisnis dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir dalam sebuah acara gathering di Padma Resort Legian itu, Kie Karawitan tampil untuk mengiringi penampilan pemuda Kie Art yang menampilkan tarian historis persatuan yang menggambarkan asal mula lahirnya Desa Sidareja sekitar 112 tahun silam.

INFO lain :  TNI-Polri Bakti Sosial dan Kerja Bakti di Desa Wadas Purworejo

Bagi Laela, penampilan perdana tersebut merupakan suatu keajaiban karena pementasan Kie Karawitan bersama Kie Art tersebut bukan skala desa, namun mereka tampil di Bali yang merupakan barometer wisata Indonesia. Bahkan, penampilan mereka juga disaksikan oleh beberapa ekspatriat yang hadir dalam acara tersebut.

“Sungguh kami bangga bahwa seni dan budaya kami diapresiasi,” kata Laela.

Sejak penampilan perdananya di Bali, Kie Karawitan mulai sering tampil dalam sejumlah pergelaran seni dan mengikuti beberapa kompetisi. Kendati demikian, semua itu tidak membuat Laela dan rekan-rekannya yang tergabung dalam Kie Karawitan berbesar hati karena keberadaannya mulai dikenal.

INFO lain :  Waka Polres Kebumen Meninggal Dunia

Hal itu justru menjadi penyemangat bagi Laela untuk menjadikan Kie Karawitan bisa memberikan yang lebih baik lagi dalam upaya pelestarian seni budaya tradisional. Salah satunya, keinginan untuk mendapat kesempatan melakukan rekaman dan meluncurkan album karawitan sendiri.

Jika keinginan tersebut dapat terwujud, Laela berharap karya-karya yang dihasilkan Kie Karawitan bisa diperdengarkan ke antero Nusantara melalui platform musik digital, sehingga dengan berbekal semangat pemuda Desa Sidareja setiap tahunnya akan ada album yang dapat diproduksi.