WNA Asal Kanada Marah-Marah. Tolak Dikarantina dan Dipisahkan dengan Anaknya

oleh -75 views

MAGELANG – Belum lama ini, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) di Kota Magelang yang marah-marah,menolak dikarantina.

Belakangan, pria asal Kanada dan diketahui bernama Craig Athony Baker (53), itu marah sambil membopong anaknya yang masih kecil.  Peristiwa terjadi Selasa (12/5/2020) di salah satu kompleks perumahan wilayah Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.

Sambil mengendong anaknya yang masih balita, ia marah, menolak bujukan Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan dan Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina  yang memintanya nurut dikarantina. Craig sendiri belum lama datang dari Bogor.

Setelah berjalan cukup alot, akhirnya Craig bersedia dikarantina di RSUD Budi Rahayu Kota Magelang.

Dikonfirmasi, Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan membenarkan hal itu, Rau (13/5/2020).

Pihaknya menerima laporan anggota Polsek Magelang Utara tentang keributan seorang WNA di lokasi. “Karena menimbulkan keributan dan  warga sudah ramai selain itu  situasi di tengah pandemic Covid-19. Dan ,kami segera datang ke lokasi untuk memenangkannya,” katanya.

Keributan, katanya, berasal dari keluarga Craig dengan pihak keluarganya yang tinggal di  perumahan itu.

Craig yang sedang mengendong anaknya yang masih di bawah usia lima tahun, oleh kepolisian langsung menghubungi Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan,
Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang.

“Kita kontak ke Pemkot Magelang dan dari  bagian perlindungan anak DP4KB yang berhubungan dengan masalah perlindungan anak di Kota Magelang bersama Bu Wakil Wali Kota, dengan tujuan agar keberadaan anak tersebut tidak  terlantar atau bermasalah gara-gara permasalahan keluarga tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, Craig pada intinya tidak ingin berpisah dengan anaknya. Selama, ini lanjutnya, ia mengaku sudah lama  tidak bertemu dengan anaknya.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina  mengatakan, keributan tersebut terjadi, karena  Craig sempat akan mengambil paksa anaknya dari mertuanya yang tinggal di perumahan tersebut. Sementara itu, istri Craig saat ini berada di Jakarta.

Windarti menambahkan, pihaknya memberikan pengertian  kepada yang bersangkutan, jika perbuatan yang dilakukan tersebut telah meresahkan dan juga membahayakan anaknya.

“Kami juga  mempersilakan yang bersangkutan untuk berkomunikasi dengan mantan istrinya yang berada di Jakarta,” katanya.

(far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *