Vonis Perkara Pajak Direktur CV Bella Usaha Mandiri Diupayakan Banding

oleh -260 views

Semarang – Majelis hakim menjatuhkan vonis 2 tahun dan 6 bulan penjara atas perkara dugaan pemalsuan bukti setoran pajak dan retribusi daerah di Semarang senilai Rp 5.326.834.328.

Putusan dijatuhkan terhadap Direktur CV Bella Usaha Mandiri (CV BUM), Nur Aziz dan acounting eksternal Abuyamin Umar.

Atas vonis itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng mengajukan upaya banding. Perkaranya kini diperiksa di Pengadilan Tinggi (PT) Sematang.

Kuasa hukum Abuyamin, Pamuji Upoyo dan Edy Mulyono mengubgkapkan, putusan 2 tahun 6 bulan sudah cukup tinggi bagi terdakwa.

“Sudah cukup tinggi dan sudah dua per tiga dari putusan. Kami akan mengajukan memori banding atas bandinf jaksa,” kata mereka, Jumat (23/11/2018).

Dikatakannya, Abuyamin bertugas sebagai sebagai acounting eksternal. Menurutnya idak ada hubungan dan kewenangan atas permasalahan tersebut.

“Yang berperan hanya pihak-pihak pengusaha dan oknum-oknum Pajak. Kami menilai majelis tidak cermat dalam menjatuhkan vonis tersebut, tapi tetap saja, keputusan akhir ada pada klien kami,”tandasnya.

Sementara dalam putusannya, terdakwa dinilai bersalah melanggar Pasal 43 ayat (1) jo Pasal 39A Undang Undang (UU) nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Undang Nomor 16 Tahun 2009 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Selain pidana badan, terdakwa juga dipidana denda Rp 10 miliar subsidair 2 bulan kurungan.

Vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta terdakwa dipidana 4 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Diketahui, kasus pajak terjadi atas jumlah pajak yang tercantum dalam faktur pajak tidak berdasarkan transaksi sebenarnya mencapai Rp 5.326.834.328. Dengan rincian pada 2008 sebesar Rp 681,276,800, kemudian 2009 sebesar Rp 3,749,233,541, selanjutnya 2010 sebesar Rp 896,323,987.

Jaksa menyebutkan dalam dakwaannya, nilai PPN dalam faktur pajak yang diterbitkan tidak berdasarkan transaksi sebenarnya berdasarkan lampiran 1 daftar pajak keluaran dan PPnBM formulir 1107-A1 SPT masa PPN yang disampaikan oleh CV Bella Usaha Mandiri dan telah diterima KPP Pratama Semarang Barat masa Januari 2008 sampai dengan Desember 2010.

“Bahwa tindak pidana perpajakan tidak dapat dituntut setelah lampau waktu sepuluh tahun sejak saat terhutangnya pajak, berakhirnya masa pajak, berakhirnya bagian tahun pajak, atau berakhirnya tahun pajak yang bersangkutan,” jelas Sri Heryono, JPU Kejati Jateng yang menyidangkan.edit