Upah ditunda, Buruh PT Sekawan Sumber Sejatera Temanggung Unjuk Rasa

oleh -115 views
Temanggung  – Ratusan buruh industri pengolahan kayu PT Sekawan Sumber Sejahtera di Desa Rejosari, Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018) melakukan unjuk rasa menolak penundaan pembayaran upah.

Unjuk rasa yang berlangsung damai tersebut, sejumlah buruh melakukan orasi dan mereka membawa beberapa spanduk dan banner yang intinya meminta gaji buruh segera dibayarkan.

Wahyudi dari DPC Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB Hukatan SBSI) Temanggung mengatakan tuntunan para buruh, yakni menolak kebijakan perusahaan yang melakukan penundaan upah buruh, meminta gaji penuh sesuai aturan ketenagakerjaan untuk buruh yang diliburkan oleh perusahaan dan menuntut pembayaran untuk buruh yang diliburkan oleh perusahaan selama 2 bulan.

Selain itu, menuntut janji perusahaan untuk melaksanakan struktur skala upah, pembayaran upah lembur agar sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, menolak pengajuan peraturan perusahaan yang diajukan ke Disnaker Temanggung dan menggantinya dengan perjanjian kerja bersama.

Para buruh juga menuntut agar segera mengikutsertakan jaminan pensiun kepada seluruh karyawan, meminta kejelasan perusahaan yang menolak untuk melakukan pengangkatan karyawan tetap di mana masa kerja karyawan lebih dari 2 tahun tetapi masih kontrak, dan perusahaan diminta memberikan hak cuti haid untuk buruh perempuan.

Hasil kesepakatan antara perwakilan buruh dengan pihak manajemen PT Sekawan sumber Sejahtera, yakni upah buruh yang diliburkan pada Juli dan Agustus 2018 akan segera dibayarkan sebesar Rp17.500 per hari paling cepat akhir bulan September 2018, upah buruh yang diliburkan mulai bulan September 2018 ditetapkan sebesar Rp25.000 per hari

Kemudian upah buruh yang dirumahkan mulai September 2018 ditetapkan sebesar Rp30.000 per hari, terhitung mulai 10 September 2018 sebanyak 50 orang karyawan akan diangkat menjadi karyawan tetap untuk tahap berikutnya akan dirundingkan terlebih dahulu.

Peraturan perusahaan (PP) akan diganti dengan perjanjian kerja bersama (PKB) terhitung mulai tahun 2018, jaminan pensiun karyawan akan dirundingkan terlebih dahulu, setelah ada suntikan dana dari investor baru apabila masih terjadi keterlambatan gaji karyawan Hartono selaku Direktur PT Sekawan sumber Sejahtera bersedia mundur dari jabatannya.