Sekda Kabupaten Semarang Pensiun Dini Usai Terbukti Melanggar Netralitas ASN

oleh -166 views

Baliho bergambar Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono.

Ungaran – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengajukan pensiun dini usai dinyatakan terbukti bersalah melanggar netralitas ASN.

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebelumnya memeriksa dan menyatakan Sekda Gunawan melanggar. Gunawan yang akan maju sebagai Cawabup pada Pilkada Kabupaten Semarang tahun 2020 ini dinilai menyalahi ketentuan.

Masih aktif sebagai Sekda, wajah Gunawan diketahui banyak terpampang di baliho dan spanduk pencalonannya. Gunawan mendampingi pasangannya, Bintang Narsasi, calon Bupati Semarang.

Permohonan pensiun dini atau pensiun Atas Permintaan Sendiri (APS) sudah diajukan Gunawan dan telah diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto mengatakan, sebelumnya turun rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor R-1694/KASN/6/2020 atas pelanggaran netralitas ASN dilakukan Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono.

Atas rekomendasi itu, bupati telah menindaklanjuti dengan memberikan sanksi sedang.

“Berupa penundaan gaji berkala selama 1 tahun. Sedangkan rekomendasi KASN agar memerintahkan Sekda mengambil cuti di luar tanggungan negara, tidak digunakan karena Sekda sudah mengajukan permohonan pensiun APS,” ujarnya kepada ke wartawan, Selasa (7/7/2020).

Agus menambahkan, kepastian pengajuan pensiun dini Gunawan disampaikan Kepala BKD Kabupaten Semarang Partono saat ia melakukan monitoring pelaksanaan rekomendasi KASN di kantor BKD pada hari Kamis (2/7/2020) lalu.

“Sesuai aturan rekomendasi KASN harus dijalankan paling lambat 14 hari setelah surat tersebut turun. Karena itu kami melakukan koordinasi ke BKD hari Kamis pekan kemarin. Rekomendasi Saksi Sedang sudah dilaksanakan Bupati, untuk perintah cuti Sekda memilih mengajukan pensiun,” tandasnya.

“Senin (6/7/2020) kemarin kami sudah berkirim surat ke BKD untuk mendapatkan salinan surat permohonan pensiun Sekda. Kami membutuhkan berkaitan monitoring pelaksanaan rekomendasi KASN,” jelasnya.

Sebelumnya, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Semarang, Syahrul Munir mengatakan rekomendasi KASN merupakan tindak lanjut atas surat penerusan pelanggaran di luar Perundang-Undangan Pemilihan yang dikirimkan Bawaslu Kabupaten Semarang tertanggal 18 mei 2020

Bawaslu Kabupaten Semarang sejak Rabu (13/05/2020) hingga Sabtu (16/05/2020) telah melakukan serangkaian proses penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN atas temuan dugaan pelanggaran nomor 02/TM/PB/Kab/14.29/V/2020.

Penanganan itu bermula adanya informasi awal dari masyarakat yang diterima Bawaslu pada hari Senin, 11 Mei 2020 adanya dua baliho bergambar pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bintang Narsasi Mundjirin (istri Bupati Semarang, red) dan Gunawan Wibisono disertai dengan logo parpol PPP, PKS, Partai Golkar, Gerindra, PAN dan Partai Nasdem terpasang di Simpang Empat Lewono (Prapatan Lewono), Jalan raya Merdeka, Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *