PT Jasa Marga Tol Semarang Batang Masih Terima Uang Cash

oleh -145 views
Sekda Jateng saat melakukan pantauan tol Semarang Batang.

Batang – Dua minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, pantauan persiapannya terus dilakukan. Pantauan salah satunya dilakukan di Gerbang Tol Kalikangkung

Direktur Teknik PT Jasa Marga Tol Semarang-Batang Abdul Rokhim menjelaskan, pihaknya menyiapkan 23 gerbang tol yang dapat dilalui pemudik menuju Kota Semarang dan enam gerbang tol yang dapat dilalui pemudik menuju DKI Jakarta.

“Puncak arus mudik diprediksi tanggal 31 Mei 2019, sedangkan puncak arus balik diprediksi H+2 Lebaran. Pada puncak arus mudik, diprediksi volume kendaraan yang melewati gerbang kami sebanyak 57 ribu. Kalau puncak arus balik diprediksi volume kendaraan yang melintas sebanyak 47 ribu,” terang Abdul Rokhim sebagaimana dikutip dari jatengprov.go.id, Senin (20/5/2019).

Ditambahkan, pihaknya juga menyediakan pembayaran tarif tol secara tunai apabila saldo e-toll pemudik ternyata tidak mencukupi.

“Di sini masih menerima cash. Teman-teman operator sudah menyiapkan uang kembalian jika saldo e-toll tidak cukup,” lanjutnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono yang melakukan pantauan kesiapan tol meminta sosialisasi tarif tol digencarkan agar pemudik dapat memastikan saldo e-toll mereka benar-benar cukup hingga tiba di tujuan.

“Saya minta sosialisasi tarif tol mulai dari hulunya, dari Jakarta berarti Cikarang-Cikampek sudah harus disosialisasi. Karena kalau sudah pakai e-toll artinya lebih cepat (transaksi pembayaran tarif tol). Tapi kalau saldo e-toll memang tidak cukup, di sini difasilitasi pembayaran cash,” ujarnya.

Usai meninjau Gerbang Tol Kalikangkung, Sekda Jateng Sri Puryono mengunjungi Rest Area KM 360B Gondang, Batang. Saat ini rest area tipe A tersebut memasuki tahap penyelesaian (finishing), seperti pembangunan musala yang hampir rampung dan perbaikan area hijau. Mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jateng itu berharap, pembangunan rest area dapat diselesaikan sepuluh hari menjelang Lebaran.

“Rest area di Kabupaten Batang ini masih dalam tahap penyelesaian. Penataannya bagus, bangunannya simpel, tapi cukup luas. Fasilitas difabel juga disediakan seperti toilet. Ada Pertamina, musala, UMKM juga disediakan, termasuk kuliner khas. Saya rasa untuk lebaran nanti siap,” ujarnya.(ang)