PT Delta Merlin Dunia Properti Terancam Pailit Akibat Hutang Hampir Setengah Triliun

oleh -235 views

SEMARANG – PT Delta Merlin Dunia Properti kini terancam pailit paska permohonan  Penundaan  Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan PT Bank QNB  Indonesia Tbk dikabulkan pengadilan. PKPU diajukan atas hutangnya hampir setengah triliun rupiah.

Putusan PKPU dijatuhkan pada Senin, 2 Maret lalu oleh majelis hakim terdiri Aloysius Priharnoto Bayuaji (ketua), Pudjo Hunggul Hendrowasisto dan Edy Suwanto (anggota).

“Mengabulkan permohonan Penundaan  Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) dari Pemohon PT Bank QNB  Indonesia Tbk terhadap  Termohon PT Delta Merlin Dunia Properti tersebut selama 45 hari terhitung sejak tanggal putusan diucapkan,” kata majelis hakim.

Menunjuk  Muhamad Yusuf, hakim niaga pada Pengadilan  Negeri Semarang sebagai Hakim Pengawas.

“Mengangkat Saudari R. Sri Damayanti S SH Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor : AHU 201-AH.04.03-2019 tanggal 20 Agustus 2019, berkantor di Gedung Perkantoran Soho Central Park Lantai 23 Unit 08, Jalan Letjen S. Parman Kav.28, Grogol, Jakarta Barat,”.

“Saudara Ray Winata SH., Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor : AHU-17 AH.04.03-2019 tanggal 26 Februari 2019 berkantor di Fitrisyah Winata & Partners, dengan alamat Grha Tirtadi, Suite 207, Jalan Pangeran Antasari No.18 A, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan 12410,”.

Hakim juga menetapkan Djawoto Jowono SH., Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Bukti Perpanjangan Pendaftaran Kurator dan Pengurus Nomor : AHU.AH.04.03-149 tanggal 21 Desember 2015, berkantor di Djawoto Jowono, S.H. & Partners, beralamat di Gedung Menara BCA, Grand Indonesia Lantai 50, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta Pusat 10310. Ketiganya ditetapkan selaku Tim Pengurus PKPU.

Majelis hakim menetapkan sidang musyarawah pada 15 April 2020 mendatang. Memerintahkan Pengurus memanggil Pemohon, Termohon PKPU dan para Kreditor yang dikenal dalam surat tercatat.

Permohonan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) diajukan PT Bank QNB Indonesi Tbk  beralamat di Revenue Tower Lantai 8, District 8, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 13, Jalan Jenderal Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190. Dalam hal ini diwakili oAdhiputra Tanoyo dan Geoffry Nugraha, Direktur.

Permohonan diajukan lewat tim kuasa hukumnya, Swandy Halim, Mira Amalia, Deasy Marthaningsih H, Fajri Akbar dan Davin Varian para advokat dari Law Firm Swandy Halim & Partners.

PKPU diajukan terhadap PT Delta Merlin Dunia Properti di Jalan Raya Palur KM 7.1, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sasar dan alasan diajukannya Permohonan PKPU yakni, Termohon mempunyai hutang ke Pemohon yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih.

Hutamg terkait Fasilitas Pinjaman Tranche D dengan jumlah pinjaman maksimal sebesar Rp.231.361.666.619,45.

Fasilitas Pinjaman Tranche E dengan jumlah pinjaman maksimal sebesar Rp.99.155.000.000. Fasilitas Pinjaman Tranche F dengan jumlah pinjaman maksimal sebesar Rp.165.258.333.380,55. Hutang itu seharusnya dibayar kembali secara angsuran sesuai dengan jadwal yang diatur dalam perjanjian kredit.

Dalam perkembangannya Termohon PKPU tidak membayar angsuran pokok, bunga dan denda terhitung sejak Agustus 2019. Beberapa kali surat peringatan sudah dilayangkan, namun tetap tidak dibayar.

Selain Pemohon PKPU, Termohon juga telah menerima fasilitas pinjaman dari Qatar National Bank (Q.P.S.C.) Cabang Singapura.far

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *