Pengusaha Jateng Diimbau Bayar THR Tepat Waktu

oleh -98 views
Ilustrasi.

SEMARANG – Pengusaha di Jawa Tengah diimbau melaksanakan kewajibannya membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya tepat waktu. Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng Wika Bintang mengatakan, besaran dan waktu pembayaran agar dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pengusaha diharapkan sudah memberikan THR kepada para pekerjanya maksimal H-7 Lebaran guna menghindari sanksi,” kata Wika Bintang, Rabu (8/5/2019).

Ketentuan THR diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja /Buruh Di Perusahaan. THR adalah pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha pada pekerja setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Diungkapkan Wika, besaran THR diberikan kepada pekerja yang bekerja minimal tiga bulan. Merka wajib mendapat THR sebesar satu kali gaji bulanan.

Sedangkan buruh dengan masa kerja di bawah tiga bulan akan mendapat THR sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing.

“Di dalam Permenaker tersebut, upah satu bulan tersebut adalah gaji pokok ditambah tunjangan tetap setiap bulannya atau sejumlah nominal gaji utuh tiap bulannya,” ujarnya.

Terkait dengan pembayaran THR, Disnakertrans Jateng telah membuka posko pengaduan di beberapa titik, salah satunya di kantor Disnakertrans yang terletak di Jalan Pahlawan Semarang.

Aduan terkait pembayaran THR bisa disampaikan melalui nomor 113 atau telepon kantor Disnakertrans Jateng 024-8454168 atau whatsapp 081328451596 atau email jatengpantauthr@gmail atau juga twitter @disnaker_jateng atau bisa juga ke satuan pengawasan ketenagakerjaan yang ada di enam wilayah.

Penyaluran THR bagi pegawai negeri sipil (PNS) dipastikan akan dikucurkan pada 24 Mei 2019 mendatang. Sementara itu, THR bagi pekerja atau buruh di perusahaan swasta, harus diberikan setidaknya satu minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, sesuai dengan imbauan Kementerian Ketenagakerjaan.

Sesuai ketentuan, bagi PNS, besaran THR yang diterima bukan hanya gaji pokok, melainkan juga serangkaian tunjangan. Mulai dari tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum, hingga tunjangan kinerja.

Untuk pekerja swasta, dalam Pasal 3 Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, disebutkan bahwa besaran THR diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, dan diberikan sebesar 1 bulan upah.