Pengedar Upal dan Dukun Palsu di Kendal Diringkus

oleh -125 views

Kendal – Nasoka, seorang dukun palsu, mengaku bisa mengubah uang palsu menjadi uang asli diamankan aparat Polres Kendal. Pria paruh baya asal desa Banyuurip Kecamatan Ngampel itu  kini ditetapkan tersangka Satreskrim Polres Kendal.

Polisi juga mengamankan tiga pengedar uang palsu lainnya, yakni Suradi (51), Intan Nurmawati (23) dan Joko Yatmo (52).  Mereka ditangkap petugas di tiga lokasi berbeda. Nasoka ditangkap dirumahnya di desa Banyuurip kecamatan Ngampel.

Sementara Suradi dan Intan ditangkap di Kalipancur Ngaliyan, dan Joko Yatmo  ditangkap di Purwosari, Semarang Utara. Dari tangan empat pelaku, pihak kepolisian mengamankan uang palsu senilai Rp 54 juta yang terdiri uang palsu pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

Kepada petugas, Nasoka, mangatakan dirinya tidak mengenal kedua pelaku Intan dan Suradi. Keduanya disebutnya bertamu ke rumahnya dan meminta tolong mendoakan agar uang palsu itu menjadi uang asli.

“Saya ngga kenal dengan dua orang itu. Mereka datang bawa uang yang ternyata palsu. Saya disuruh merubah uang palsu itu menjadi asli dan saya bilang ngga janji, ” katanya, Sabtu (9/3/2019).

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan, terungkapnya kasus itu atas informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya penyimpanan uang palsu.

“Kami dapat laporan ada warga yang menyimpan uang palsu di Desa Banyuurip Ngampel. Kemudian anggota kami melakukan penyelidikan dan benar saja di rumah tersangka Nasoka ditemukan uang palsu senilai Rp 37.900.000,” katanya.

Dari pengakuan tersangka uang palsu itu didapat dari seseorang yang tinggal di Kabupaten Semarang.

“Kami masih mengembangkan pengungkapakan kasus itu,” tambahnya. (dit)