Pengamat Usulkan Kenaikan Pangkat Polisi Meninggal Saat Pemilu

oleh -102 views

Jakarta – Sepuluh anggota Polri yang meninggal dunia saat tugas Pemilu 2019 diusulkan diberikan kenaikan pangkat.

Hal itu diungkapkan psikolog sekaligus pengamata kepolisian dari Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Dr. Tugimin Supriyadi, Psi, Sabtu (20/4/2019).

Kapolri Jendral Tito Carnavian diminta memberikan anugerah kenaikan pangkat secara otomatis kepada anggota kepolisian saat bertugas mengamankan Pemilu Tahun 2019.

Menurut Supriyadi, hal itu pantas diberikan karena ke-10 anggota tersebut gugur saat menjalankan tugas.

“Harapannya, kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi tersebut utuk membesarkan hati para keluarga kurban. Bahwa para anggota tersebut meninggal sebagai pahlawan pemilu,” kata dia, berharap pemerintah juga memperhatikan masa depan anak mereka.

Diketahui, Polri kehilangan 10 anggota terbaik selama pelaksanaan pengamanan Pemilu 2019. Para korban meninggal karena kelelahan hingga sakit saat menjalankan tugas negara.

“Terakhir di data kami ada 9 orang yang meninggal, kemudian ditambah 1 lagi meninggal hari ini yaitu Bapak Brigjen Syaiful Zachri,” jelas Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (19/4/2019).

Mereka meninggal saat bertugas. Ada yang meninggal saat menuju ke tempat pemungutan suara (TPS) hingga kelelahan karena mengawal kotak suara.

“Seperti salah satunya Aiptu M Saepudin Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara,” sambungnya.

Selain itu, ada juga Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Syaiful Zachri yang meninggal di Labuan Bajo, NTT pada pukul 11.40 WITA. Mantan Kapolda Babel itu meninggal akibat serangan jantung saat menjalankan tugasnya sebagai ketua tim asistensi Operasi Mantap Brata untuk wilayah Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berikut daftar 10 anggota Polri yang meninggal dunia saat pengamanan Pemilu 2019:

1. Aiptu M Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara.

2. Aiptu M Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Supri gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Suratno gugur dikarenakan sakit.

4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Prima gugur dalam kecelakaan menuju TPS.

5. Bripka Ichwanul Muslimin, personel Polres Lombok Tengah, Polda NTB. Gugur karena kecelakaan menuju salah satu Polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS.

6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang, NTT. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang, Polda Metro Jaya. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari, Polres Pasuruan. Gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.

9. Brigjen Syaiful Zahri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri.

10. Aitu Jonter Siringoringo, anggota Polres Dairi, gugur dalam tugas mengamankan TPS.(pri/nar)