Pencurian Hewan Kurban di Pekalongan Diungkap

oleh -71 views

Kota Pekalongan – Aksi pencurian hewan kurban dialami Casmudi (40), pedagang hewan kurban dadakan warga Desa Bojongkoneng Kandangserang yang berjualan di daerah Sragi Kabupaten Pekalongan.

Dia kehilangan tiga ekor kambingnya di lapak jualannya akibat dicuri. Namun demikian, berkat kesigapan Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota, dua pelaku kurang dari 1×24 jam berhasil ditangkap beserta barang buktinya.

Pelaku yang ditangkap Budi Sabara (33) dan M Rismantoro (18), keduanya diketahui kakak beradik warga Dukuh Gembong Beringin I RT 03 RW 10 Desa Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

“Mereka ditangkap di rumahnya, beserta tiga ekor kambing hasil aksinya serta mobil yang digunakan tersangka, Minggu (19/8/2018),” ungkap Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah AKBP Ferry Sandi Sitepu, Selasa (21/8/2018).

Keterangan yang dihimpun, aksi pencurian tersebut bermula, Rabu (15/8) pukul 20.00, kedua tersangka merencanakan melakukan penipuan dengan sasaran pedagang hewan kurban. Ide penipuan muncul dari tersangka Budi Sabara.

Kemudian, tersangka M Rismantoro, merental mobil Avanza nomor G-9011-LA. Setelah berhasil rental mobil, keduanya mulai beraksi. Di sela-sela perjalanannya, mereka menghampiri seorang teman perempuannya. Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan menuju ke daerah Sragi Kabupaten Pekalongan, Jumat (17/8) pukul 12.30.

Di sana, mereka mendatangi pedagang hewan kurban. Tersangka bersekongkol pura-pura hendak membeli hewan kurban. Proses tawar menawar harga pun sempat terjadi, bahkan harga tiga ekor kambing sendiri tekah disepakti. Namun untuk pembayaran, tersangka berdalih dilakukan belakangan pada waktu hewan kurban dikirim di daerah Kota Pekalongan.

Tersangka dan pedagang sempat tukar menukar nomor telepon masing-masing, untuk komunikasi lebih lanjut. Selanjutnya, Sabtu (18/8) pukul 11.00, tersangka menghubungi pedagang hewan kurban dimaksud, dan bersepakat bertemu di salah satu rumah makan di Kota Pekalongan. Setelah bertemu, tersangka mengajak makan pedagang hewan kurban dimaksud.

Disela sela makan, tersangka Budi berpura- pura menelpon teman perempuan dimaksud yang seolah sebagai majikannya. Sementara, tiga kambing yang dibawa pedagang itu sudah berada di mobil Toyota Avanza yang dibawa oleh tersangka. Namun, disela-sela tersangka menelpon tersebut, tersangka justru langsung meninggalkan korban dan tancap gas, sambil membawa tiga kambing meski belum dibayar.