Penanganan Kasus Suap PDAM Kudus Dialihkan Ke Kejati Jateng

oleh -135 views

Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Rustriningsih.

Kudus – Penanganan kasus dugaan suap PDAM Kudus oleh Kejaksaan Negeri Kudus dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Rustriningsih mengaku, pelimpahan dilakukan karena keterbatasan personilnya.

“Kasus ini sekarang diserahkan ke Kejati. Karena tenaga kita terbatas,” kata Rustriningsih kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Selain keterbatasan anggota, kata dia, ada salah satu tahanan Kejaksaan Negeri Kudus yang positif terpapar covid-19. Sehingga, pelayanan maupun penanganan kasus saat ini dibatasi sementara waktu.

“Jadi bukti-bukti yang kemarin dipakai untuk penyidik di sana (Kejati). Kita koordinasi masih tetap, karena perkara ini masih gandeng. Hanya penanganannya dialihkan ke Kejaksaan Tinggi,” kata dia.

Dalam penanganannya, Kajari mengaku beberapa hari lalu pihaknya telah menggeledah salah satu koperasi simpan pinjam di Kecamatan Jati Kudus. Penggeledahan untuk kepentingan penyidikan.

Sementara disinggung terkait dugaan keterlibatan pemilik koperasi berinisial O, Kajari mengaku masih berstatus saksi.

“Keterlibatan O masih didalami. Kewenagan menetapkan status berada di Kejati,” tandasnya.

Alasan Politik

Kajari mengaku, tak ada alasan alasan politik di balik keputusan itu.

“Sama sekali tidak ada tekanan politik dan tekanan apapun. Semata-mata agar lancar dan tertangani dengan baik. Karena juga (kami) tenaga kurang juga kita sedang sedikit biar jangan sampai tertular,” kata dia.

Kejari Kudus sebelumnya menetapkan T, seorang pegawai PDAM Kabupaten Kudus, tersangka atas kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kantor PDAM Kudus.

T terjaring operasi tangkap tangan Satgas Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kudus di seputaran jalan Samsat Kudus, pada Kamis (11/6/2020) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan uang tunai sebesar Rp 65 juta yang disembunyikan di bawah jok motor.

(pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *