Pelajar NU Luncurkan Program Konco Sinau

oleh -90 views
SEMARANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Jawa Tengah, melangsungkan pelantikan dan Rakerwil, di Semarang, Sabtu (26/9).

Acara sekaligus launching program “Konco Sinau” PW IPNU & IPPNU Jawa Tengah masa khidmat 2019-2022.

Acara tersebut dihadiri pula oleh beberapa tokoh Jawa Tengah maupun Nasional. Di antaranya yaitu KH M Yusuf Chudlori (Pengasuh PP API Tegalrejo, Magelang), Aswandi Djaelani (ketua umum PP IPNU), K.H. Mansur (PWNU Jateng), Ida Fauziyah (Menaker).

Ketua IPNU Jateng Syaeful Kamaluddin menuturkan bahwa pimpinan PW IPNU Jawa Tengah satu peridoe ke depan adalah optimalisasi SDM kader di berbagai bidang.

“Insha Allah kita ke depan selain fokus di penataan internal baik di pendidikan maupun pengkaderan, kita juga ingin fokus melakukan pendampingan-pendampingan baik pelajar di tingkat dasar, SLTP, sampai tingkat SLTA,” ujarnya.

Dia menjelaskan, fokus pimpinan PW IPNU periode ini adalah peningkatan di bidang SDM kader pada berbagai bidang, baik itu yang ada di bidang digital, intelektualitas, atau enterpreneur.

“Untuk itu, PW IPNU dan IPPNU Jawa Tengah yang dipelopori oleh TIM Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren, membentuk program “Konco Sinau” sebagai respon Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi ini,” terangnya.

Program ini sendiri merupakan upaya konkret PW IPNU & IPPNU untuk mengatasi persoalan yang dialami pelajar di berbagai daerah, khususnya, di daerah terpencil.

Mulai persoalan jaringan internet yang terkendala, kebingungan guru, orang tua yang mengeluh karena harus membagi waktunya bekerja dengan mendampingi anaknya belajar dan lain-lain.

Metode yang diterapkan di dalam program “Konco Sinau” sendiri yaitu melakukan pendampingan bagi siswa khususnya di tingkat dasar.

“Sebab mereka masih melewati masa tumbuh kembang,” jelasnya.

Tim Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren IPNU-IPPNU Jateng Ika Mayasari Ismanto dan Eko Purnomo menambahkan, pola pembelajaran jarak jauh bagi siswa pendidikan dasar di masa pandemi ini menimbulkan dampak yang begitu signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *