Nelayan Teluk Penyu Cilacap Kembali Berburu Ubur-ubur

oleh -74 views
Cilacap – Nelayan di sekitar Pantai Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kembali berburu ubur-ubur (sejenis binatang laut yang termasuk dalam kelas Scyphozoa), kata Ketua Kelompok Nelayan “Pandanarang” Tarmuji.

“Ini kami lakukan setelah kami mendapat kepastian bahwa pabrik pengeringan ubur-ubur kembali buka untuk melayani setoran dari nelayan mulai hari ini,” katanya di Cilacap, Rabu (29/8/2018).

Menurut dia, pabrik tersebut sempat tutup beberapa hari karena pasokan ubur-ubur dari nelayan melebihi kapasitas.

Oleh karena itu, kata dia, nelayan libur mencari ubur-ubur meskipun komoditas yang biasa disebut dengan “jelly fish” tersebut masih banyak ditemukan di sekitar Pantai Teluk Penyu.

“Padahal, kalau sedang banyak ubur-ubur seperti sekarang, ikan atau udang sulit diperoleh. Kalaupun ada, hasilnya tidak seberapa,” katanya.

Sementara kalau mencari ubur-ubur, kata dia, satu perahu nelayan mampu membawa pulang komoditas ekspor itu berkisar 300-1.000 kilogram.

Tarmuji mengatakan sebelum disetorkan ke pabrik pengeringan, ubur-ubur tersebut dijual ke pengepul dengan harga sebesar Rp700 per kilogram.

Setelah melalui berbagai proses pengeringan, ubur-ubur tersebut dikirim ke eksportir di Jakarta untuk diekspor dengan negara tujuan di kawasan Asia Timur seperti China dan Jepang.

Ubur-ubur tersebut nantinya akan diolah menjadi sejumlah komoditas seperti bahan makanan maupun kosmetik.