Maling HP di Rumah Teman, Ditangkap Usai Buron Setahun

oleh -45 views

Tersangka dugaan pencurian HP.

Kebumen – Akibat gelap mata, seorang pria nekat mencuri HP di rumah temannya sendiri. Empat HP diketahui hilang di rumah Tony (37) warga Desa Kebadongan Kecamatan Klirong Kebumen pada hari Rabu 19 Desember 2019 silam.

Aparat Polsek Klirong Kabupaten Kebumen yang menerima laporan peristiwa itu berhasil mengungkap kasusnya usai diselidiki.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto mengatakan, HP korban dicuri temannya inisial KA (28) warga Desa Jatimalang Kecamatan Klirong Kebumen.

Tersangka dikenal sering bermain ke rumah korban dan beberapa kali diberi makan.

Saat ini tersangka telah diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Klirong berikut salah satu handphone milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Sebelum handphone korban hilang, siang harinya tersangka sempat bermain ke rumah korban, dan membuka jendela agar untuk memudahkan pencurian pada malam harinya,” jelas Iptu Sugiyanto, Senin (18/1/2021).

Aksi pencurian dilakukan tersangka kurang lebih pukul 01.00 WIB saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur pulas.

Tersangka mengambil kunci melalui jendela yang sudah dibuka pada siang harinya.

Setelah berhasil meraih kunci, tersangka dengan mudah membuka pintu depan rumah dan mengambil handphone milik korban.

“Tiga handphone diambil di ruang tamu, satu handphone lainnya diambil di ruang keluarga,” jelas Iptu Sugiyanto.

Saat terbangun, sekitar pukul 05.00 WIB, korban terperanjat. Seluruh handphone miliknya hilangnya, sedangkan pintu depan dalam posisi tidak terkunci.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Klirong.

Dari hasil penyelidikan serta bukti-bukti di lapangan mengarah kepada tersangka.

Sempat menjadi DPO dan, akhirnya tersangka berhasil diamankan pada hari Selasa 22 Desember 2020 di wilayah Kecamatan Klirong.

Pengakuan tersangka, 2 handphone telah dijual ke sebuah konter handphone di wilayah Kecamatan Karanganyar Kebumen dan satu lainnya di Kota Bekasi Jawa Barat.

“Uang penjualan handphone sudah saya gunakan untuk kepentingan pribadi. Sisa satu handphone ini, saya gunakan sendiri,” kata tersangka KA.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman kurungan paling lama lima tahun penjara.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *