Mantan Ketua IMI Jateng Divonis 5 Bulan Pidana Percobaan

oleh -91 views

Semarang – Mantan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah, H Kadarusman divonis 5 bulan pidana percobaan atas perkara pencemaran nama baik.

Vonis H Kadarusman (71), warga Jalan Beruang Raya III/16,RT/RW002/002, Kel/Desa Gayam Sari Kec.Gayam Sari, Kota Semarang itu dijatuhkan di Pengadilan Negeri Semarang dan dikuatkan di tingkat banding Pengadilan Tinggi Jateng.

Putusan banding dijatuhkan di perkara nomor 149/Pid/2021/PT SMG. Pengadilan Tinggi mengubah putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 642/Pid.B/ 2020/PN Smg tanggal 24 Pebruari 2021 yang dimintakan banding.

Majelis hakim menyatakan Terdakwa H. Kadarusman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik.

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 bulan. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena Terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 1 tahun berakhir,” demikian putusan bandingnya oleh majelis hakim Suwisnu (ketua), Budi Setiyono dan Dwi Prasetyanto anggota pada sidang Selasa, 20 April 2021 lalu.

Tingkat Pertama

Sebelumnya di PN Semarang pada 24 Februari 2021, majelis hakim diketuai Eko Budi Supriyanto menjatuhkan pidana kepada Terdakwa penjara selama 5 bulan dan denda Rp 5 juta subsidair 2 bulan kurungan. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena Terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 1 tahun berakhir.

Tuntutan

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 3 Februari 2021. Kadarsuman yang terbukti melanggar Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 sebagaimana diubah UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi Elektronik itu dituntut pidana 6 bulan. Percobaan satu tahun, denda Rp 5 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng / Purnawirawan TNI itu didakwa melakukan pencemaran nama baik pada 18 Februari sampai Maret 2019. Dugaan pencemaran nama baik dilakukannya lewat grup Whatsapp dengan nomornya.

Whatsaap

Terdakwa memiliki beberapa akun Whatsaap Group, diantaranya akun Whatsaap Group Forum Komunikasi IMI Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,Whatsaap Group Pemerintah Provinsi Jawatengah dan Whatsaap Group IMI Provinsi.

Di grup WA itu, Terdakwa membuat beberapa komentar atau postingan kalimat pada grup WA nya yang bernada pencemaran nama baik. Selain memposting di Group whatsapp juga membuat tulisan yang dimuat pada sejumlah media online.

Dugaan pencemaran nama baik dilakukan terhadap PT ASI dan Judiarto Tjitrasmoro selaku direkturnya.

(rdi)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.