Kapolres Tegal Minta Wartawan Netral Jelang Pemilu

oleh -111 views
AKBP Siti Rondhijah

Tegal – Jajaran Kepolisian Resort Tegal Kota, Jawa Tengah, menggelar Silaturahmi Kamtibmas bersama sejumlah wartawan dan admin media sosial se-Wilayah Kota Tegal, di Rumah Makan Jalan Tentara Pelajar Kota Tegal, Kamis (24/1/2019) siang.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah mengatakan, manajemen media dinilai sangat penting untuk institusi Polri. Karena media merupakan penyambung lidah dari apa yang telah dilakukan Polri kepada masyarakat.

Meski, tanpa disorot media pada dasaranya Polri tetap bekerja sesuai dengan fungsinya. Namun, keberadaan media haruslah tetap netral dengan mengedepankan azas keadilan untuk masyarakat. Terlebih, pada April mendatang Indonesia akan memiliki hajat besar.

“Kesempatan ini ingin saya gunakan untuk timbal balik. Media sudah banyak membantu kita menginformasikan kepada masyarakat. Untuk menghadapi Pilpres pada April mendatang, saya berharap media bisa tetap menginformasikan berita yang berimbang dan netral,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, media memiliki peran yang strategis untuk mengelola emosi masyarakat. Apalagi perkembangan saat ini banyak media sosial yang turut mendongkrak informasi, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menerima berita.

“Media dan sosmed pandai mengola emosi masyarakat. Karena melihat dari satu hal bisa disampaikan dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Ini yang perlu kita satu persepsinya. Agar masyarakat tetap kondusif dan tidak terpecah belah,” imbuhnya.

Kabag Ops Polres Tegal Kota, Kompol Mandala menambahkan, hubungan wartawan dengan jajaran dari tahun ke tahun terus tumbuh berkembang dengan baik.

“Ibarat pohon dengan kulitnya, satu dengan yang lain saling melengkapi,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan media, Riyono M Toepra meyampaikan, tidak melulu wartawan memberitakan gelar kasus atas apa yang berhasil dicapai Polis. Tetapi wartawan juga dituntut untuk membuat tulisan yang menarik dan menginspirasi.

Ditambahkan dia, koordinasi dan komunikasi menjadi hal vital dalam menjalin kerjasama. Untuk itu, kegiatan silaturahmi perlu dinilai sangat penting dan perlu diagendakan kembali.

“Tidak berhenti di acara ini saja. Tetapi ke depan bisa terus berlanjut agar komunikasi tetap terjaga,” pungkas Riyono.