Incumbent Bupati Gagal Nyalon. Kotak Kosong Ramaikan Pilkada

oleh -16 views
WONOSOBO – Pilkada 2020 di kabupaten Wonosobo, resmi hanya ada satu pendaftar. Kotak kosong akan menjadi kontestan di Pilkada yang digelar 9 Desember 2020 nanti.

Kondisi ini terjadi, setelah berkas pendaftaran bakal pasangan calon Eko Purnomo – Jefri Asmara ditolak KPU, Senin (14/9) dinihari. Dengan demikian, hanya ada satu bakal paslon, yakni Afif Nurhidayat -M. Albar yang diusung koalisi besar tujuh partai.

Dalam proses pendaftaran yang dilakukan Minggu (13/9) malam, hanya pengurus PPP dan bakal calon wakil Bupati, Jefri Asmara yang datang ke KPU, tepat beberapa menit saja sebelum pukul 00.00 WIB yang menjadi batas waktu perpanjangan masa pendaftaran.

Sementara bakal calon bupati yang juga incumbent, Eko Purnomo, tak hadir ke kantor KPU Wonosobo.

“Dokumen pencalonanya tidak lengkap. Hanya ada satu tanda tangan dari partai koalisi. Partai koalisi lainnya yakni Gerindra tidak tanda tangan,” ujar Ketua KPU Wonosobo Asma’ Khozin, Senin (14/9).

Asma’ mengatakan, dokumen pencalonan yang dibawa PPP tidak lengkap. Salah satunya karena hanya ditandatangani satu parpol. Padahal, pada periode ini, PPP hanya mempunyai 3 kursi di DPRD Wonosobo. Selain itu, pada berkas B1 hanya ditandatangani calon wakil bupati. Sedangkan calon bupati yang merupakan bupati petahana tidak membubuhkan tanda tangannya.

Ketua DPC PPP Wonosobo, Udik Ridawan mengatakan, meski tidak ada kejelasan dengan Gerindra yang seharusnya menjadi rekan koalisi, pihaknya tetap melakukan mekanisme pendaftaran ke KPU sebagai amanat dari DPP yang telah mengeluarkan surat rekomendasi.

Perihal ketidak hadiran pengurus Gerindra dan Eko Purnomo ke KPU untuk proses pendaftaran, ia tak banyak berkomentar. “Silahkan saja ditanya ke masing-masing,” katanya.(ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *