Ganjar Blusukan di Kota Semarang Ingatkan Warga Pakai Masker

oleh -32 views

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto:Humas Pemprov.

Semarang – Hari pertama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkeliling Kota Semarang untuk memastikan warganya menjalankan protokol kesehatan.

Berangkat dari Puri Gedeh sekitar pukul 06.00 WIB, Ganjar dengan pengeras suara ‘berpatroli’ mengontrol setiap gang kecil di Kacamatan Tegalsari. Ganjar langsung berhenti setiap orang yang melihat kerumunan warga yang terlihat pagi, namun memakai masker.

“Bu, maskere dipakai ya. Jangan laki-laki , ayo sudah sejak 10 bulan lalu diingatkan, ”kata Ganjar, Senin (11/1/2021).

Ganjar lalu melanjutkan sepedanya ke arah gang-gang sempit lainnya. Seolah tak mau kecolongan, Ganjar yang dipilih melalui jalan-jalan sempit yang kemudian ditemukan di pasar yang dipenuhi warga Jagalan, Semarang Tengah.

“Bapak ibu, maskernya dipakai ayo ingat coronanya masih ada, di Semarang masih tinggi. Tolong bantu pemerintah ya, ”ujar Ganjar yang kompak diiyakan oleh warga mau pun pedagang di gang tersebut.

Tak sedikit pula yang melayani Ganjar untuk pulang karena tak menggunakan masker. Selain mengingatkan, Ganjar juga mengedukasi warga bahwa penggunaan masker adalah yang paling baik.

“ Nek mboten ngagem masker, mboten usah medal , sudah di rumah saja malah aman. Ayo dipakai maskernya, ”ucap Ganjar.

Belum selesai, Ganjar melanjutkan perjalanannya menuju kawasan Pecinan. Di sana, Ganjar mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan. Dalam berjualan, agar selalu menjaga jarak dan menjaga masker.

“Bapak-bapak, Ibu-ibu, hari ini mulai simpatisan se-Jawa Bali sampai tanggal 25 (Januari) nanti. Diingat, kita dapat menentukan tanggal 11-25 (Januari), kalau panjenengan tertib kita bisa menghadapi penularan. Ayo kita jaga diri, menjaga keluarga, dengan itu kita juga menjaga negara. Maskernya selalu dipakai nggeh , ”kata Ganjar.

Selain berkeliling berkeliling gowes, Ganjar juga membagikan masker dengan corak merah putih. Sepanjang perjalanan, Ganjar mengingatkan warga untuk menjaga masker serta menjaga jarak menggunakan pengeras suara.

Sebagai informasi, pemerintah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah di Jawa-Bali. Kebijakan ini mulai pada hari ini, Senin (11/1) hingga dua pekan ke depan, 25 Januari 2021.

PPKM tepat di sejumlah wilayah yang memenuhi kriteria empati yang ditetapkan pemerintah. Yakni, tingkat kematian di atas tingkat kematian nasional yaitu tiga persen, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional yaitu 82 persen, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional yaitu 14 persen, dan tingkat keterisian rumah sakit atau tempat tidur Occupancy Rate (BOR) untuk ICU dan isolasi di atas 70 persen.

Sumber Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *