Gagal Dapat Nira, Penderes Menghadap Yang Kuasa

oleh -47 views
PURBALINGGA – Seorang penderes bernama Tasmiarji (66) warga Desa Palumutan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa. Polisi dari Polsek Kemangkon Polres Purbalingga yang mendapat laporan kemudian datang dan melakukan pemeriksaan di TKP.

Kapolsek Kemangkon AKP Totok Nuryanto mengatakan peristiwa korban jatuh dari pohon kelapa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Di lokasi kita melakukan pemeriksaan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kemudian mengecek korban serta memeriksa jenazah korban bersama dokter di Rumah Sakit Emanuel,” ujarnya, Selasa (24/3).

Berdasarkan data yang diperoleh, kejadian pertama kali diketahui oleh Kasroji (70) warga desa setempat. Saat itu, saksi sedang berada di dalam rumah mendengar suara benda jatuh. Mendengar suara tersebut kemudian saksi mengecek ke sumber suara.

“Saat itu, saksi mendapati korban sudah tergeletak di bawah pohon kelapa. Kemudian saksi meminta tolong hingga warga berdatangan kemudian membawa korban ke rumah sakit,” jelasnya.

Saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, korban diketahui sudah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan korban mengalami luka patah tulang kaki kiri, kaki kanan robek, telinga kanan dan mata sebelah kiri mengeluarkan darah.

“Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, korban meninggal akibat luka berat yang diderita usai jatuh dari pohon kelapa,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, kapolsek mengimbau kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati saat akan mengambil nira pohon. (mht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *