Duh!! Pak Kapolres Ternyata Juga Beberapa Kali Kena Pukul Massa

oleh -109 views
SOLO – Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai, ternyata juga sempat jadi korban serangan sekelompok orang tidak dikenal saat terjadi kericuhan di RW 001 Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8) petang.

Insiden itu terjadi saat Andy berusaha mengawal warga dan keluarganya untuk dievakuasi dari kediaman mereka. Andy lupa berapa kali dirinya kena pukul.

Tapi ada beberapa korban lain yang mengalami luka akibat pukulan dan lemparan benda keras.

“Waktu saya berupaya melindungi mereka, sempat ada yang memukul saya. Tapi saya bertahan untuk tetap bisa mengamankan korban ini. Saya tidak ingat [berapa kali dipukul]. Saya coba melindungi yang akan dievakuasi,” ujar dia, Minggu (9/8).

Andy menjelaskan penyerangan saat kericuhan di Mertodranan, Solo, itu terjadi saat korban dan keluarganya akan dievakuasi polisi dari kediaman mereka. Ketika dalam perjalanan mereka dicegat dan diserang.

“Saat di perjalanan itu dicegat sama mereka [massa penyerang],” imbuh dia.

Andy tidak menjelaskan akibat dari serangan orang tidak dikenal kepada dirinya. Yang pasti menurut dia ada beberapa korban yang mengalami luka akibat pukulan dan lemparan benda.

“Ada yang kena pukul dan kena lempar. Robek di kepala,” terang dia.

Selain menyerang korban orang, menurut Andy, kelompok massa dalam kericuhan di Mertodranan, Solo, juga merusak beberapa kendaraan bermotor, baik mobil dan sepeda motor.

Ihwal waktu kejadian, Andy menyatakan polisi mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Belum ada yang ditetapkan tersangka.

Sebagaimana diberitakan, tiga orang terluka akibat keributan di wilayah RW 001 Kampung Mertodranan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020) malam.

Puluhan orang tidak dikenal mendatangi rumah salah seorang warga sekitar pukul 17.45 WIB. Tak lama berselang terjadi keributan di Mertodranan yang mengakibatkan sekitar tiga orang luka ringan.

“Tadi malam tidak ada bakar-bakaran. Pak polisi langsung antisipasi. Kejadian sekitar Magrib sampai setelah Isya. Setelah itu dijaga terus oleh polisi. Jalarane [penyebab] nya kesalahpahaman. Ada wargaku mau lamaran. Rumangsane acara yang melanggar,” ujar Supatno, Lurah Pasar Kliwon menjelaskan ihwal kericuhan di Mertodranan, Solo, itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *