Disidang Karena Tebang 26 Pohon Sono Keling di Kawasan eks Hotel Sky Garden Gombel Lama Gombel

oleh -94 views

Semarang – Empat orang pria mendekam di balik jeruji besi dan diadili di pengadilan karena tersangkut perkara pidana. Keempatnya didakwa menebang 26 pohon Sono Keling di kawasan eks Hotel Sky Garden Gombel Lama, Jalan Gombel Semarang.

Mereka, Susilo Marwoto bin alm. Satipan (71), Soemarno bin alm. Wirodju (67), warga Suruh Kabupaten Semarang. Sugiyoo bin alm. Djakiman (44), warga Gajahmungkur Semarang serta D Sutrisno P bin alm. Sumarto (51), warga Bandarhardjo, Ungaran Barat Kabupaten Semarang.

Sejak 25 Juli 2018 mereka ditahan. Selasa (28/8/2018) mereka mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Agendanya pembacaan dakwaan.

Setiono, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng dalam dakwaannya mengungkapkan, kasus pidana terjadi Senin 17-19 April 2017 di Kawasan eks Hotel Sky Garden Gombel Lama, Jalan Gombel Lama Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Lahan itu merupakan milik PT Ika Muda (IM) di Jakarta.

“Terdakwa telah mengambil 26 batang pohon Sono Keling yang seluruhnya atau sebagian milik PT Ika Muda,” kata JPU pada sidang dipimpin hakim Manungku Prasetyo.

Tanpa hak, mereka menebang pohon dan menjualnya sekitar Rp 27 juta. Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT Ika Muda menderita kerugian sekitar Rp 130 juta dengan perhitungan satu pohonnya Rp 5 juta.

“Keempatnya dijerat pertama, Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP. Atau primair, Pasal 170 ayat (2) k-1 KUHP. Dan Subsidair Pasal 406 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ungkap jaksa.

Atas dakwaan jaksa itu, terdakwa didampingi penasehat hukumnya mengaku belum menentukan sikap, apakah akan mengajukan eksepsi atau tidak. Pasalnya hingga dakwaan jaksa dibacakan, terdakwa dan pengacaranya belum mendapat salinan dakwaannya.

“Karena terdakwa baru mendapat dakwaan. Pastinya belum tahu jelasnya. Sidang ditunda sepekan ke depan,” kata Manungku Prasetyo, ketua majelis hakim menunda sidang.edit