Dishub dan Sat Lantas Polres Tegal Kota Petakan Rekayasa Lalin

oleh -91 views
Ilustrasi rekayasa lalu lintas.

Tegal – Mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan yang melintas, Dinas Perhubungan Kota Tegal sudah menyiapkan pemetaan rekayasa lalu lintas jelang arus mudik dan balik lebaran.

Sejumlah rencana penanganan arus lalin mudik dan balik di sepanjang jalan pantura Kota Bahari terus dimatangkan melalui koordinasi dengan Satlantas Polres Tegal Kota.

Kepala Dishub Kota Tegal Herviyanto mengatakan, untuk menyambut arus mudik dan balik lebaran tahun ini pihaknya menyatakan sudah menyiapkan pemetaan rekayasa lalin. Di antaranya, melakukan pemetaan titik rawan krodit yang dilintasi kendaraan pemudik di sepanjang 12 KM jalur pantura Kota Bahari.

Kemudian, rencana pengalihan arus lalin untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan karena antrean. Selain itu, penambahan rambu-rambu lalin penunjuk arah di sepanjang jalan dalam membantu pemudik.

“Fokus pemetaan rekayasa lalin, mulai dari jalur perbatasan Brebes-Kota Tegal, dan Kabupaten menuju Kota Tegal baik jalur selatan maupun pantura timur,” kata Hervi saat acara buka bersama di DPRD Kota Tegal, Jumat (24/5/2019).

Untuk lebih mengoptimalkan rekayasa lalin, lanjut Hervi, pihaknya juga sudah menyiapkan sedikitnya 150 rambu lalin penunjuk arah tambahan yang rencananya dipasang di sejumlah titik. Di antaranya, sepanjang Jalan Mataram menuju Jalingkut, Pertigaan Tirus, sepanjang jalan Sumurpanggang – Kaligangsa hingga sepanjang Jalan KS Tubun.

Selain itu, pemasangan Water Barier dan Traffict Cone juga akan mulai dipasang sebagai pembatas jalan agar lebih memudahkan dalam pengaturan lalu lintas.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Tegal Kota AKP Ben Aras menambahkan, terkait rencana dan proyeksi pengaturan rekayasa lalin yang sudah disiapkan Dishub akan lebih dimatangkan melalui rakor lintas sektoral.

Tujuannya, agar semua stakeholder terkait bisa terus bersinergi dalam mengoptimalkan pengamanan serta membentuk posko terpadu selama arus mudik dan balik lebaran.

“Teknis gambaran matangnya seperti apa dan bagaimana, tinggal menunggu hasil rakor lintas sektoral yang akan digelar dalam waktu dekat,” pungkasnya.(nin)