Densus 88 Amankan Tukang Pijat yang Diduga Terlibat Jaringan Teroris di Cilacap

oleh -208 views

CILACAP – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris di Dusun Tritih, Desa Danasri Lor, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ketua RT 01 RW 05 Mubasir mengatakan, salah satu warganya ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB.
“Saya sendiri didatangi petugas untuk menyaksikan penggeledahan rumah sekitar pukul 09.00 WIB,” ujarnya, Minggu (17/11).
Dalam penggeledahan tersebut, kata dia, petugas mengambil dua unit laptop, berbagai buku, sejumlah telepon seluler, dan beberapa flashdisk.
“Yang ditangkap bernama Suyono,” sebutnya.
Dia mengatakan, salah seorang petugas berpakaian preman sempat menunjukkan surat perintah penangkapan kepadanya.
Tetapi, kata dia, surat penangkapan tersebut hanya ditunjukkan sepintas dan petugas itu sempat mengatakan jika Suyono ada kaitannya dengan rentetan peristiwa tahun 2013.
“Saya tidak sempat baca karena petugas langsung mengambil surat itu,” sebutnya.
Mubasir mengatakan Suyono merupakan menantu dari terduga teroris ZZ yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada tahun 2009 di rumahnya, Desa Danasri Lor.
Suyono, kata dia, menikah dengan KN yang merupakan putri sulung ZZ sekitar tahun 2015, setelah terpidana kasus terorisme itu bebas dari hukuman.
“Pak ZZ kalau enggak salah meninggal dunia sekitar tahun 2017,” katanya pula.
Suyono, jelas dia, sehari-harinya bekerja sebagai juru pijat dan bekam jarang bergaul dengan masyarakat.
“Meskipun jarang bergaul dengan warga sekitar, dia orangnya baik,” katanya lagi.
Rumah Suyono tampak tertutup dan penghuninya yang terdiri ibu mertua, istri, serta kedua anaknya tidak terlihat keluar rumah.(mht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *