Demo Sampai Malam, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

oleh -54 views
PURWOKERTO – Aksi demonstrasi menolak Omnibus Law hingga Kamis (15/10), masih terjadi kali ini di Purwokerto, Jawa Tengah. Sayangnya aksi di alun-alun Purwokerto itu berakhir ricuh.

Polisi yang berjaga membubarkan ratusan masa yang tergabung dalam Serikat Masyarakat Bergerak (Semarak) secara paksa karena mereka masih bertahan meski waktu unjuk rasa sudah berakhir.

Massa di alun-alun Purwokerto itu juga ditembak menggunakan gas air mata. Tak hanya itu, polisi juga mengerahkan water canon untuk menghalau massa. Video pembubaran paksa itu sempat viral di berbagai media sosial. Salah satunya di akun twitter @PWT_kotasatria.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, mengatakan tindakan itu terpaksa dilakukan karena massa sudah melanggar waktu yang disepakati pukul 18.00 WIB.

“Sebenarnya batas waktu demo itu sampai pukul 18.00 WIB. Tapi kami berikan kelonggaran sampai pukul 20.00 WIB untuk masa aksi hari ini,” kata Whisnu.

“Tapi lewat pukul itu ternyata masih bertahan maka kami lakukan tindakan pembubaran,” tambah dia.

Massa aksi yang tidak terima sempat melakukan perlawanan dengan melemparkan botol plastik. Namun tidak lama setelah itu mereka akhirnya membubarkan diri secara perlahan.

Sumber : Kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *