Data Laka Jasa Raharja dan Polda Jateng Berbeda

oleh -68 views
Iliustrasi kecelakaan.

Semarang – Pembayaran santunan oleh Jasa Raharja selama arus mudik dan balik tahun ini turun
drastis dibanding tahun lalu. Penurunan mencapai 79 persen dibanding periode yang sama.

Kepala Divisi Human Capital PT Jasa Raharja (Persero), Sulistianingtias mengatakan penurunanya
tercatat oleh Jasa Raharja dalam jumlah santunan yang dibayarkan pada korban kecelakaan.

“Terbukti santunan Jasa Raharja turun 79 persen secara nasional menjadi Rp 21 miliar. Itu terhitung H-
7, tanggal 29 Mei sampai h+3,” kata Sulis kepada wartawan, Jumat (14/6/2019).

Di Jawa Tengah, penurunan terjadi mencapai 67,08 persen yaitu dari Rp 23,5 miliar jadi Rp 7,7 miliar
selama H-7 sampai H+7.

Untuk diketahui, untuk korban meninggal, ahli waris akan mendapatkan Rp 50
juta sedangkan korban luka mendapatkan santunan perawatan sampai Rp 20 juta.

Data itu berbeda dengan Polda Jawa Tengah. Polisi mengungkap data update peristiwa kecelakaan
selama arus mudik dan balik tahun ini, meski jumlah kecelakaan menurun dari tahun lalu, namun jumlah
korban meninggal meningkat.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Rudy Antariksa mengatakan pada Operasi
Ketupat Candi 2019 selama 13 hari tahun ini yang berakhir 10 Juni 2019 ada 32 orang meninggal.

Sedangkan periode yang sama tahun lalu ada 12 orang. Semula Polda menyebut korban meninggal
akibat kecelakaan masa lebaran tahun ini sebanyak 26 orang.

“Untuk korban meninggal memang ada peningkatan,” kata Rudy usai Apel Konsolidasi di Lapangan
Simpang Lima Semarang, Kamis (13/6).

Data lainnya yaitu jumlah kecelakaan pada arus mudik dan balik tahun lalu yaitu 324 kejadian dan tahun
ini 256 kejadian. Korban luka berat tahun lalu 25 orang dan tahun ini 15 orang. Sedangkan luka ringan
tahun lalu 430 orang tahun ini 334 orang.(ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *