Anak Mantan Sekda Kudus, Diadili Atas Korupsi Proyek Pohon Tirus

oleh -203 views
ikho Mahardika Gautama ST MT bin Drs Badri Hutomo.

Semarang- Proyek kegiatan pengendalian dampak perubahan iklim Tahun Anggaran 2016, penanaman pohon Tirus di Jalan Kabupaten Kudus pada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus tak beres. Kongkalikong antara panitia pengadaan dan kontraktor terjadi. Modusnya, saling pinjam bendera, rekayasa data proyek terjadi.

Kasusnya hanya menyeret Rikho Mahardika Gautama ST MT bin Drs Badri Hutomo (38) ke jeruji besi. Alm.Badri Hutomo, merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus.

Ia disidang di Pengadilan Tipikor Semarang atas perkara dugaan korupsi itu. Warga Desa Garung Lor Kapling RT 11 RW 02 Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus.

Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) itu diproses hukum. Namun Pengguna Anggaran (PA) Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) tak diproses.

ASN pada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus itu diitahan penuntut umum sejak 13 Februari 2019 lalu. Perkara Rikho terdaftar nomor 23/Pid.Sus-TPK/2019/PN Smg diperiksa majelis hakim Andi Astara (ketua), Kalimatul Jumroh dan Edy Sepjengkaria (anggota) dibantu Panitera Pengganti Anggelina Priyantini Utami. Sidang perdananya digelar 5 Maret lalu.

Terdakwa Rikho selaku PPHP itu terjerat kasus yang terjadi pada Januari sampai Februari 2016 di kantor Lingkungan Hidup Jln AKBP R Agil Kusumadya No I/b Kudus.

“Baik langsung maupun tidak langsung dengan sengaja turut serta dalam pemborongan, pengadaan, atau pengawasan, yang pada saat dilakukan perbuatan untuk seluruh atau sebagian ditugaskan untuk mengurus atau mengawasinya,” kata Sri Heryono, Jaksa Penuntut Umum Kejati Jateng dalam surat dakwaannya yang dibacakan pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (5/3/2019).

Proyek kegiatan pekerjaan penanaman Turus Jalan Kabupaten Kudus bersumber APBD Kudus TA 2016 Rp 199.274.000. Penanaman di Jalan Medini-Terangmas-Kutuk 3.200 batang, Jalan Terangmas-Glagahwaru 2.000 batang, jalan Lambangan-Berigenjang 1.425 batang, Jalam Kutuk-Gatet 1.500 batang. Jalan Kalirejo – Batas Pati (Prawoto)2.500 batang, Jalan Undaan Tengah Blok Larik Joyo 2.500 batang dan Jalan Undaan Kidul Gatet 1.875 batang.

Lelang penunjukkan langsung (PL) dimenangkan CV Muria Indah milik H Maslikan berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor : 027/035.1.2/PL.01/1.08.1.01/17.05. Penanaman dimulai 25 Januari 2016 sampai 23 Februari 2016, jangka waktu 30 hari kalender.