880 Orang Push Up, 202 Warga Hafalan Pancasila

oleh -47 views
WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo berupaya menertibkan warganya agar tertib dalam menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, mengenakan masker saat keluar rumah. Warga yang melanggar, akan ditindak.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Wonosobo, Bagyo Sarastono menjelaskan, pihaknya beserta tim gabungan dari Kepolisian Resor (Polres), Komando Distrik Militer (Kodim), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo berupaya menertibkan warga dengan menjalankan Operasi Pembatasan Bersyarat (OPB). Tim menindak pengguna jalan yang tak mengenakan masker.

“Sepanjang 2 pekan pelaksanaan sejak 12 Juni 2020 lalu, tercatat tak kurang dari 6.326 pelaku pengguna jalan dengan berbagai moda kendaraan tidak mengenakan masker pelindung,” kata Bagyo, Selasa (30/6).

Bagi pengguna jalan yang tidak bermasker diberi sanksi yang beragam, di antaranya diminta untuk melakukan push up.

“Sanksi yang diberikan petugas kepada para pengemudi yang tidak mengenakan masker berupa sanksi push up sejumlah 880 orang, sanksi menyanyikan lagu kebangsaan 47 orang, hingga diminta hafalan Pancasila sebanyak 202 orang,” bebernya.

Selain pelanggaran terkait penggunaan masker, lanjutnya, ia dan jajarannya juga melakukan penertiban di tiga posko, yaitu di Terminal Sawangan, Terminal Mendolo dan Alun-alun Sapuran.

Petugas mencatat, ada 4.192 kendaraan yang terpaksa diminta putar balik, karena tidak memenuhi persyaratan untuk melintas. Serta 2.747 kendaraan mendapat surat teguran.

Bagyo menuturkan, data-data yang terkumpul dari pelaksanaan OPB tahap pertama akan menjadi bahan evaluasi agar pada kegiatan serupa di waktu mendatang, bisa lebih baik lagi. OPB tahap kedua akan kembali digelar pada 1 hingga 14 Juli 2020.

Dia berharap, melalui OPB, kesadaran warga untuk lebih mematuhi protokol kesehatan ketika berkendara akan semakin meningkat.

“Warga selalu kami imbau agar tidak mengabaikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, agar kondisi di Kabupaten Wonosobo yang saat ini terpantau terus membaik, bisa ditingkatkan, dan Covid-19 dapat benar-benar hilang dari muka bumi kita tercinta ini,” pungkas Bagyo.(mht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *