6 Tahun Buron Kejari Semarang, Pembobol Bank Mandiri Farah Annisa Yustisia Langsung Dieksekusi

oleh -524 views

Farah Annisa Yustisia.

Semarang – Farah Annisa Yustisia, terpidana kasus pembobolan Bank Mandiri Cabang RS Kariadi sudah menjadi buron selama sekitar 6 tahun.

Petugas Kejati Jateng, Kejari Kota Semarang dibantu Kejari Kudus menangkapnya, Senin (29/6/2020) sore.

“Terpidana atasnama Farah Annisa Yustisia ditangkap sekitar jam 14.00,” jelas Asintel Kejati Jawa Tengah, Emilwan Ridwan kepada wartawan menjelaskan di kantor Kejari Kota Semarang.

Wanita kelahiran 31 Maret 1982, mantan Custemer Service Representatif (CRS) Bank Mandiri itu ditangkap di rumahnya di Perumahan Bumi Rendeng Baru Nomor 45 Kabupaten Kudus

“Terpidana perkara pemalsuan, melanggar Pasal 263 KUHP Jo Pasal 64 KUHP,” kata Asintel.

“Ini bagian laksanakan putusan kasasi yang amarnya menolak kasasi dari terdakwa. Ia dipidana setahun 8 bulan berdasar vonis Pengdilan Tinggi Semarang. Vonis kasasi tahun.9 Desember 2014. Sekitar 6 tahun buron,” jelas dia.

“Terpidana sudah diperiksa rapid test dan dinyatakan non reaktif,” lanjut Asintel.

“Terpidana langsung dieksekusi. Sementara dititipkan di tahanan Polsek. Besok baru dibawa ke Lapas Wanita,” pungkasnya.

Asintel dan Kajari Kota Semarang sebelum memberi keterangan ke media.

Farah dinilai bersalah atas pembobolan uang senilai Rp 2,4 miliar. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menuntut Farah agar dipidana 5 tahun penjara, denda Rp 5 miliar subaidair 6 bulan kurungan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sermarang pada telah menjatuhkan putusan pada tanggal 08 Pebruari 2012, Nomor perkara : 141/ Pid.Sus/2011/PN. Smg dengan 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Semarang dalam putusannya nomor 118 / Pid / 2012 / PT.Smg pada 4 Juni 2012 menurunkan hukumannya dengan pidana 1 tahun dan 8 bulan penjara.

Atas upaya hukum kasasi Nomor 21/K/Pid/2013, pada 9 Desember 2014 Mahkamah Agung menolak permohonannya. Sejak itu, Farah buron.

(far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *