30.283 Pelaku Usaha Mikro Kecil Terima Bantuan Produksi

oleh -22 views
UNGARAN – Sebanyak 30.283 orang pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Semarang menerima bantuan produksi dari pemerintah, berupa uang tunai Rp2,4 juta, yang langsung ditransfer ke rekening para penerima.

“Bantuan itu diberikan untuk mendukung para pelaku usaha mikro dan kecil menjalankan usaha ekonomisnya yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang Rini Sulistyowati disela-sela acara penyerahan secara simbolis bantuan produksi usaha mikro (BPUM) di Aula Kantor kecamatan Tengaran, Senin (14/9).

Menurut Rini, Pemkab Semarang melakukan reaksi cepat terhadap stimulan ekonomi dari pemerintah pusat itu. Sosilasasi dilakukan secara terpadu antar instansi kepada para pelaku usaha mikro dan kecil. Disampaikan, hal itu dinilai sangat efektif, karena pendaftaran calon penerima bantuan dilakukan secara online. Hasilnya, total jumlah pelaku usaha yang terdaftar untuk menerima bantuan melebihi kuota yang ditetapkan.

“Para penerima bantuan itu adalah pedagang di pasar, pelaku usaha rumah tangga dan sejenisnya,” terangnya.

Bupati Semarang Mundjirin, meminta para pelaku usaha mikro dan kecil tetap bersemangat di masa pandemi Covid-19 ini. Meski roda ekonomi secara nasional masih berjalan lambat, namun para pelaku usaha diminta tetap menjalankan usahanya.

“Banyak perusahaan dan usaha kecil yang bangkrut akibat pandemi ini. Namun kita berharap pelaku UMKM tetap bersemangat menjalankan usahanya. Bantuan ini dapat digunakan untuk menambah modal dan melanjutkan usaha,” katanya.

Ditambahkan, Diskumperindag untuk melakukan pengawasan penggunaan bantuan agar benar-benar tepat sasaran.

Kabid UMKM dan Perindustrian Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang Budi Doyo menambahkan, Diskumperindag memfasilitasi enam kali tahapan usulan penerima BPUM. Hal itu sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang mempermudah persyaratan setelah selesainya usulan tahap pertama.

Disampaikan, saat ini jumlah pelaku UMKM yang telah memiliki izin usaha mikro sebanyak 1.152 orang. Sedangkan pelaku UMKM yang telah mendapat pembinaan intensif oleh Diskumperindag sebanyak 11.428 orang.

“Total aset pelaku UMKM yang tercatat lebih dari Rp22 miliar dengan omzet usaha mencapai Rp722 juta lebih,” tandasnya. (gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *