27 Buronan Kejaksaan di Jateng Belum Dieksekusi

oleh -64 views

Ilustrasi buronan.

Semarang – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah hingga Juli 2020 belum menangkap 27 buronannya. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Priyanto mengatakan, jumlah itu sisa dari buronan-buronan yang berhasil ditangkap. Ke-27 orang itu kini masih bebas berkeliaran.

“DPO (Daftar Pencarian Orang) termasuk banyak. Ada 27 orang hingga Juli 2020,” kata Kajati Jateng Priyanto kepada wartawan usai memperingari Hari Bhakti Adyaksa Ke-60 tahun 2020, Rabu (22/7/2020).

Tak dijelaskan, buron perkara apa saja ke-27 prang itu. Kajati mengakui, pihaknya terus berupaya memburu ke-27 buronan itu.

“Kami terus berupaya terus. Terakhir beberapa kami tangkap dibantu daerah lain,” kata dia.

“Jika ada informasi soal keberadaan DPO silahkan disampaikan,” kata Priyanto mengaku tak memiliki target berapa DPO yang akan ditangkapnya.

Asisten Intelejen Kejati Jateng, Emilwan Ridwan menambahkan, masyarakat diharap bisa memberi informasi adanya buronan.

Juni lalu, penangkapan buron perkara tindak pidana umum dilakukan Kejari Kota Semarang yang menangkap seorang ibu rumah tangga, buron terpidana perkara pemalsuan tanda tangan, Kamis (25/6/2020).

Sri Katon binti Susmani (36), terpidana 9 bulan itu ditangkap di rumahnya Candi Prambanan Barat 993 RT.008, RW.007, Kalipancur Ngaliyan, Semarang. Ia buron setelah buron 6 tahun.

Sebelumnya, Kejari yang sama juga menangkap seorang buronan kasus pemalsuan surat, pembobolan rekening di Bank Mandiri Cabang RS Kariadi Semarang, Senin (29/6/2020).

Farah Annisa Yustisia binti Yunus Djumadi, wanita kelahiran 31 Maret 1982, buron Kejari Semarang mantan Custemer Service Representatif (CRS) Bank Mandiri itu ditangkap di rumahnya di daerah Kudus.

Dari tuntutan pidana 5 tahun penjara, denda Rp 5 miliar subaidair 6 bulan kurungan, Farah dipidana 2 tahun dan 6 bulan penjara. Tingkat banding, hukuman Farah ditutunkan menjadi 1 tahun dan 8 bulan penjara. Vonis itu dikuatkan MA.

(far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *