Tarawih Keliling di Masjid Agung Semarang, Mbak Ita: Perbanyak Amalan di Ramadan

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekan sirine pertanda awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1445 Hijriah sebelum melaksanakan tarawih keliling perdana menyambut Bulan Ramadan 1445 H di Masjid Agung Semarang pada Senin (11/3) malam. 

Semarang – INFOPlus. Jajaran Pemkot Semarang di bawah pimpinan Wali Kota, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan tarawih keliling menyambut Bulan Ramadan 1445 H di Masjid Agung Semarang, Senin (11/3) malam.

Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, juga berkesempatan menekan sirine pertanda awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1445 Hijriah.

Dalam kegiatan tarling itu, Mbak Ita mendorong kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amalan. Ia pun berharap momen ini bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki dan mensucikan diri.

“Semoga dalam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh ini diberi berkah, diberi sehat, dan utamanya diberi nikmat. Tentunya kami mewakili Pemerintah Kota Semarang menghaturkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat muslim di Kota Semarang, dan mohon maaf lahir batin. Semoga kita bisa dipertemukan di hari yang fitrah nanti, Idul Fitri 1445 Hijriah,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengakui memang ada perbedaan awal pelaksanaan puasa di beberapa golongan masyarakat. Namun hal itu tidak menjadi masalah dan dia meminta kepada semua pihak untuk saling menghormati perbedaan tersebut.

“Memang ada perbedaan, ada yang hari ini sudah melakukan ibadah puasa. Tetapi ini semua adalah baik, semua perbedaan itu indah juga. Sehingga mari kita saling menghormati yang hari ini mulai berpuasa, kita hormati juga yang memulainya besok,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Semarang, Kiai Hanief Ismail mengatakan, pihaknya juga akan menyiapkan takjil bagi masyarakat yang menjalankan puasa dan berbuka. Ia pun berpesan kepada masyarakat, selama Ramadan untuk bisa menjaga lisan dan perbuatan agar pahala dalam ibadah puasa tidak sia-sia.

“Kita akan full kegiatan selama Ramadan dan insya-Allah biasanya untuk takjil yang kami sediakan bisa mencapai 600-700 orang,” imbuhnya. (Ags/Mw)