Pemprov Jateng Catat 1.706 Pelanggaran Selama 2 Hari PPKM Darurat

oleh -48 views

Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat ada 1.706 pelanggaran selama dua hari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Mayoritas pelanggaran PPKM Darurat di Jateng terbanyak dilakukan oleh pedagang kaki lima (PKL).

“Selama PPKM Mikro Darurat diterapkan, ada 1.706 pelanggaran yang terjadi. Pelanggaran terbanyak di pedagang kaki lima sebanyak 713, area publik 350 pelanggar dan pertokoan 269 pelanggar,” kata Pj Sekda Provinsi Jateng, Prasetyo Aribowo, saat rapat penanganan COVID di kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (5/7/2021).

“Untuk daerah yang paling banyak pelanggaran adalah Kabupaten Wonosobo (238 pelanggar), Purbalingga (216 pelanggar), dan Kendal (203 pelanggar),” imbuhnya.

Terpisah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut rata-rata pelanggaran yang ditemukan saat PPKM Darurat itu yakni tidak memakai masker dan berkerumun. Tindakan pembubaran yang dilakukan di antaranya dengan cara disemprot disinfektan.

“Rata-rata tidak pakai masker dan kerumunan di tempat-tempat keramaian. Petugas sudah tegas dengan mengambil tindakan tegas berupa pembubaran. Ada bahkan yang disemprot dan sebagainya,” kata Ganjar.

Ganjar pun berharap masyarakat sadar dan mendukung mendukung PPKM Darurat untuk menekan lonjakan kasus COVID-19 di Jateng. Dia memastikan jika masih banyak warganya yang bandel akan diberi sanksi tegas.

“Kalau nanti masih tinggi, kita gunakan yang lebih tegas. Contohnya Perda yang beberapa waktu lalu digunakan di Banyumas, yang melanggar bisa didenda,” tegasnya.

Meski begitu, menurut Ganjar selama pelaksanaan PPKM Darurat pada 3-4 Juli 2021 ini makin banyak masyarakat yang tertib. Restoran maupun warung makan sudah tidak melayani makan di tempat.

“Jadi saya memantau dalam 2 hari ini, hari pertama kemarin lumayan belum taat, hari kedua lumayan membaik. Pagi ini saya melihat beberapa resto, warung kursinya dibalik, kursinya tidak ada sehingga kita senang masyarakat sudah mulai membantu mengawal ini,” puji Ganjar.

Sumber Detik

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.