Kades Mliwis Cepogo Boyolali Tersangka Pungli Prona Diberhentikan Sementara

oleh -286 views

BoyolaliPemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali kini tengah memproses pemberhentian sementara Kepala Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Siti Khomsatun.

Siti yang ditetapkan sebagai tersangka Polres Boyolali atas kasus dugaan pungutan liar (Pungli) program sertifikasi tanah, Prona itu harus kehilangan jabatannya.

“Kami sudah menerima surat pemberitahuan dari Polres Boyolali, tentang penetapan tersangkanya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, Rabu (28/11/2018).

Purwanto mengaku pihaknya tengah memproses untuk pemberhentian sementara yang bersangkutan.

Pihaknya menyatakan akan segera meminta Camat Cepogo, untuk mengusulkan penjabat (Pj) Kades Mliwis.

“Pasti, kita tunjuk Pj, agar pelayanan di desa tetap bisa berjalan,” jelas dia.

Dikatakannya, Pj Kades Mliwis, merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang bisa berasal dari wilayah setempat atau dari lingkungan Kecamatan Cepogo. Pangkatnya, minimal ASN golongan II.

Pemberhentian sementara dilakukan sampai adanya keputusan pengadilan yang berkekuatah hukum tetap. Setelah ada keputusan yang inkracht, pihaknya akan menentukan tindakan selanjutnya.

Siti ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikat lahan dalam program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) atau Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) 2018.

Kepala Desa dan Ketua Panitia pelaksanaan program Prona Desa Mliwis itu diciduk Polres Boyolali dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), pada Rabu (21/11).

Polres Boyolali akhirnya menetapkan Siti Khomsatun dan Kusmanto, sebagai tersangka dalam kasus pungutan liar program sertifisikasi tanah tersebut.edit

No More Posts Available.

No more pages to load.