1 Kg Harganya Bisa Rp4 Juta. Pak Wali Ajak-Ajak Warga

oleh -84 views
SALATIGA – Memperingati Hari Tani ke-60, Wali Kota Salatiga Yuliyanto didampingi Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan bantuan tiga ribu batang bibit vanili dan alat pertanian kepada petani di Kota Salatiga.

Yuliyanto mengajak para petani untuk membudidayakan tanaman vanili karena memiliki nilai jual yang sangat tinggi sehingga disebut sebagai emas hijau.

Ia menyebutkan, saat ini harga vanili kering mencapai Rp4 juta per kilogram. Karena itu wali kota berharap, selain bercocok tanam para petani bisa menjadikan vanili sebagai penghasilan tambahan.

“Pemerintah Salatiga akan memfasilitasi para petani untuk membudidayakan tanaman vanili, dan tentunya pemerintah akan membantu mencarikan pembelinya. Sehingga masyarakat Salatiga akan semakin sejahtera dan mandiri,” jelas Yuliyanto, Jumat (25/9).

Tak hanya memiliki nilai jual yang tinggi, lanjutnya, ternyata sejak zaman penjajahan Belanda, Salatiga sudah terkenal sebagai penghasil vanili. Belum lama ini ia juga menerima kunjungan utusan dari Jakarta yang berencana menjadikan Kota Salatiga sebagai pilot project Vanili Nusantara.

“Surat sudah saya terima dan sudah saya disposisikan kepada Kepala Dinas Pertanian. Untuk pencanangan Kota Salatiga sebagai Pilot Project Vanili Nusantara akan diresmikan oleh Ketua MPR RI,” ujar Yuliyanto.

Diakuinya, dengan wilayah pertanian yang tidak lebih dari 700 hektare dan jumlah petani yang sangat kecil, bukan berarti sektor pertanian di Kota Salatiga lantas diabaikan begitu saja. Sebab pertanian merupakan bagian dari prioritas yang harus diperhatikan keberadaannya.

“Pemberdayaan petani, dengan memberikan fasilitas melalui beberapa kegiatan, bantuan alat, benih maupun pelatihan akan terus kita tingkatkan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga, Nunuk Dartini mengatakan bahwa beberapa kegiatan digelar terkait Hari Tani ke-60 di Kota Salatiga. Di antaranya, tebar bibit ikan, peresmian Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), vaksinasi rabies, penyerahan bantuan alat pertanian dan bibit vanili.

“Semoga kegiatan ini berguna dan bisa bermanfaat bagi petani di Salatiga. Sehingga mereka bisa semakin mandiri,” pungkasnya. (ita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *