​25 Polisi di Jateng Pakai Narkoba Ikut Rehabilitasi Narkoba di RS Bhayangkara

oleh -7.044 views

SEMARANG–  Sebanyak 25 polisi dari berbagai kesatuan di wilayah Polda Jawa Tengah menjadi pemakai narkotika. Mereka kini menjalani program rehabilitasi di Rumah Sakit Bhayangkara Awaloedin Djamin Semarang.
Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Jamal Farti mengatakan, program rehabilitasi merupakan bagian dari hukuman pembinaan terhadap personel Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

“Selama dua pekan mereka akan menjalani rehabilitasi di RS Bhayangkara,” katanya, Jumat (3/5/2019).

Ke-25 polisi yang menjalani rehabilitasi gelombang kelima ini antara lain berasal dari kesatuan Polres Banyumas, Polres Cilacap, Polres Kendal, Polrestabes Semarang, Polres Salatiga, Polres Jepara, Polres Blora, Polres Kudus, dan Polda Jawa Tengah.

Para polisi menjalani program ini, kata dia, sebelumnya telah menjalani sidang disiplin dan kode etik di kesatuannya masing-masing.

Usai rehabilitasi medis, para polisi tersebut akan menjalani pelatihan fisik selama sepekan di Satuan Brimob Polda Jawa Tengah.

Menurut dia, setelah menjalani seluruh rangkaian program rehabilitasi itu, ke-25 polisi tersebut akan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing untuk kembali bertugas sambil dievaluasi tiap tiga bulan.

“Evaluasi ini penting untuk memantau apakah mereka nanti kembali pakai narkoba atau tidak,” katanya.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng bersama jajaran polres di Jawa Tengah telah mengungkap sedikitnya 499 kasus narkoba selama Januari hingga awal April 2019.

Total 609 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Narkoba jenis sabu masih mendominasi kasus yang telah diungkap di Jawa Tengah oleh kepolisian.

“Berat total mencapai 10 kilogram,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Wachyono, Kamis (11/4/2019).dit